Alasan Onadio Leonardo Pakai Narkoba Terungkap: Ada Masalah Pribadi
Kepolisian akhirnya mengungkapkan motif di balik penyalahgunaan narkoba yang melibatkan artis dan musisi Leonardo Arya, yang dikenal sebagai Onadio Leonardo atau Onad.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyatakan bahwa alasan Onadio Leonardo mengonsumsi narkoba adalah karena adanya permasalahan pribadi yang dihadapinya.
Kondisi Terkini Onadio Leonardo di BNNP DKI Jakarta
Saat ini, Onad sedang menjalani proses asesmen di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta. Menurut laporan awal, kondisi fisik dan mental Onad dalam keadaan baik dan ia bersikap kooperatif selama proses pemeriksaan.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wisnu Wirawan, menambahkan bahwa hasil asesmen dari BNNP akan menentukan langkah selanjutnya. Hasil ini sangat krusial karena akan memutuskan apakah Onad akan menjalani rehabilitasi atau justru melanjutkan ke proses hukum pidana.
Proses Asesmen Atas Permintaan Keluarga
Proses asesmen yang dijalani Onadio Leonardo ini diajukan secara resmi oleh pihak keluarganya. Hasil dari penilaian ini akan menjadi penentu utama bagi masa depan Onad, apakah ia berhak mendapatkan rehabilitasi sebagai upaya pemulihan atau harus menghadapi konsekuensi pidana.
Kronologi Penangkapan Onadio Leonardo
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Onad ditangkap bersama istrinya, Beby Prisillia Gustiansyah, di kawasan Trevista West Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Berdasarkan hasil tes urine, Onad dinyatakan positif menggunakan narkoba, sementara istrinya telah dipulangkan karena tidak ditemukan bukti keterlibatan.
Dalam penggerebekan tersebut, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti, termasuk satu lembar papir, satu klip kecil berisi batang ganja, tiga unit handphone, serta bekas ekstasi yang telah habis dipakai.
Artikel Terkait
Dokter PPDS UGM Dinonaktifkan dari RSUP Sardjito Usai Komentar Sinis Soal Pasien BPJS
Dokter RSUD Ruteng Minta Maaf dan Siap Jalani Proses Hukum atas Komentar Viral soal Pasien BPJS yang Meninggal
RSUP Sardjito Nonaktifkan Sementara Dokter PPDS yang Hina Pasien BPJS
PB IDI Panggil Dokter yang Diduga Hina Pasien BPJS di Media Sosial, Tegaskan Pelanggaran Etik