Pengacara: Sony Sonjaya Minta Makna ‘Hadiah Indah’ di Surat Sebelum Ditangkap Ditanyakan Langsung ke Kepala BGN

- Senin, 08 Juni 2026 | 11:25 WIB
Pengacara: Sony Sonjaya Minta Makna ‘Hadiah Indah’ di Surat Sebelum Ditangkap Ditanyakan Langsung ke Kepala BGN

PARADAPOS.COM - Pengacara Krisna Murti angkat bicara mengenai surat tulisan tangan kliennya, Sony Sonjaya, yang beredar di media sosial sesaat sebelum mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) itu ditangkap Kejaksaan Agung (Kejagung). Surat yang ditujukan kepada Kepala BGN Nanik S Deyang itu memuat ucapan selamat dan kalimat misterius tentang "hadiah indah". Sony Sonjaya sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama dua pejabat BGN lainnya.

Suasana di sekitar Kejagung tampak tenang ketika kabar penangkapan itu mulai menyebar. Namun, perhatian publik justru tertuju pada sepucuk surat yang ditulis tangan oleh Sony Sonjaya. Krisna Murti, pengacara yang mendampingi Sony, mengaku sempat menanyakan langsung maksud di balik isi surat tersebut kepada kliennya.

"Saya tanya itu, saya bilang 'Bang, apa sih Bang yang surat yang Abang bikin lalu kemarin, kan masuk di media sosial terkait surat itu?'," ujar Krisna kepada wartawan, Senin (8/6/2026).

Alih-alih mendapat penjelasan, Krisna justru diarahkan untuk bertanya kepada Nanik S Deyang. Menurut penuturan Krisna, Sony menegaskan bahwa Nanik-lah yang memahami makna dari frasa "hadiah indah" yang dituliskan dalam surat tersebut.

"(Dijawab) 'Ya kau tanyakan sendirilah sama orangnya itu,' dia bilang," ujar dia.

Surat Tulisan Tangan dan Unggahan Instagram

Sebelum langkahnya digelandang aparat, Sony Sonjaya menyempatkan diri menulis pesan di secarik kertas. Surat itu kemudian diunggah melalui akun Instagram pribadinya, @sonysonjayabd. Dalam pesan tersebut, ia menyampaikan selamat kepada Nanik S Deyang yang baru saja ditunjuk menggantikan Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN.

"Kepada yth. Ibu Nanik S Deyang selamat atas jabatan baru sebagai kepala BGN. Terima kasih atas hadiah indah yang telah diberikan kepada saya," tulis pesan yang ditulis tangan oleh Sony itu.

Tak hanya itu, dalam kolom keterangan unggahan, Sony juga menuliskan doa dan harapan untuk Nanik. Ia menyebut Nanik sebagai sahabat dan rekan yang baik, serta mendoakan agar Nanik diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah barunya.

"Sebuah kebahagiaan melihat sahabat dan rekan saya yang baik mendapatkan amanah yang lebih besar untuk mengabdi kepada bangsa. Selamat atas jabatan baru sebagai kepala Badan Gizi Nasional. Semoga senantiasa diberi kesehatan, kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan tugas," tulisnya.

Sony pun menambahkan pesan agar Nanik tetap amanah dan terus memberikan manfaat bagi banyak orang. "Teruslah menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi banyak orang. Doa terbaik selalu menyertai setiap langkah pengabdian untuk Indonesia," tulis Sony.

Tiga Tersangka Kasus MBG

Kejaksaan Agung menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) di BGN periode 2025-2026. Selain Sony Sonjaya, dua nama lain yang turut terseret adalah mantan Kepala BGN Dadan Hindayana dan eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung. Ketiganya kini harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka di hadapan hukum.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Nanik S Deyang terkait isi surat maupun unggahan Sony Sonjaya. Publik masih menanti kejelasan mengenai makna "hadiah indah" yang menjadi tanda tanya besar dalam kasus ini.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags