Tyo Nugros Dicekal KPKNL, Gagal Terbang ke Konser Dewa 19 di Kuala Lumpur

- Selasa, 09 Juni 2026 | 02:00 WIB
Tyo Nugros Dicekal KPKNL, Gagal Terbang ke Konser Dewa 19 di Kuala Lumpur
PARADAPOS.COM - Drummer Dewa 19, Tyo Nugros, gagal terbang ke Kuala Lumpur untuk konser bertajuk “Cintaku Tertinggal di Malaysia” setelah dicekal oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta 1 saat pemeriksaan imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta, Jumat, 5 Juni 2026. Akibatnya, posisinya di panggung Axiata Arena pada Sabtu, 6 Juni 2026, digantikan oleh Al Ghazali secara mendadak. Tyo mengaku tidak mengetahui penyebab pencekalan tersebut dan masih berupaya mencari informasi bersama keluarganya.

Pencekalan di Pintu Imigrasi

Kejadian ini bermula ketika Tyo Nugros tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat sore untuk bergabung dengan rombongan Dewa 19. Suasana bandara yang biasanya ramai oleh penumpang pesawat, pagi itu terasa berbeda bagi Tyo. Ia telah bersiap untuk terbang ke Malaysia, namun proses pemeriksaan imigrasi justru mengubah rencana perjalanannya. Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Tyo menyampaikan permohonan maaf kepada para penggemar. Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan yang menyebabkan dirinya tidak dapat melanjutkan perjalanan. “Saya meminta maaf saya belum bisa hadir di konser Dewa 19 di Malaysia yang diselenggarakan hari ini, Sabtu tanggal 6 Juni 2026, di Unifi Arena Bukit Jalil, Kuala Lumpur,” ujar Tyo dalam video tersebut. Ia menjelaskan bahwa pada saat proses imigrasi berlangsung, petugas menyampaikan bahwa dirinya dicekal. Pencekalan itu, menurut informasi yang ia terima, berasal dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL Jakarta 1) atas permasalahan yang tidak ia ketahui sama sekali. “Pada saat berada di proses imigrasi, saya tidak diperkenankan berangkat karena mendapat pencekalan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL Jakarta 1) atas permasalahan yang tidak saya ketahui sama sekali,” ungkapnya.

Upaya Mencari Kejelasan

Hingga saat ini, Tyo bersama keluarga masih berupaya mencari informasi dan kejelasan terkait persoalan tersebut. Ia mengaku bingung karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya mengenai adanya masalah hukum atau administrasi yang bisa menyebabkan pencekalan. “Sampai dengan pernyataan ini saya keluarkan, saya beserta keluarga masih berupaya mencari segala informasi yang terkait dengan permasalahan ini,” lanjutnya. Drummer berusia 55 tahun itu pun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan konser serta para penggemar yang telah menantikan penampilannya. Ia menutup pernyataannya dengan nada pasrah namun tetap berusaha tenang. “Sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya dan terima kasih semua pihak yang terlibat di acara ini,” tutup Tyo Nugros.

Al Ghazali Turun Tangan

Meski tanpa kehadiran Tyo Nugros, konser Dewa 19 di Kuala Lumpur tetap berlangsung sesuai jadwal. Untuk mengisi posisi drummer sementara, Dewa 19 menunjuk Al Ghazali, putra sulung Ahmad Dhani, untuk tampil bersama band tersebut di atas panggung. Keputusan ini diambil secara mendadak, dan Al Ghazali pun harus beradaptasi dengan cepat. Dalam konser bertajuk “Cintaku Tertinggal di Malaysia” itu, Dewa 19 juga menghadirkan tiga vokalis sekaligus, yakni Ari Lasso, Marcello Tahitoe (Ello), dan Virzha. Mereka membawakan sekitar 25 lagu dalam setlist konser, menghadirkan deretan hits yang telah menjadi bagian dari perjalanan panjang Dewa 19 di industri musik Indonesia.

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar