Tabung Oksigen Terpental 100 Meter Hantam Rumah dan Warung di Cilincing, Pemilik Trauma Berat

- Rabu, 10 Juni 2026 | 18:50 WIB
Tabung Oksigen Terpental 100 Meter Hantam Rumah dan Warung di Cilincing, Pemilik Trauma Berat
PARADAPOS.COM - Sebuah tabung oksigen berukuran besar yang terpental hingga 100 meter dari lokasi pengisian menghantam dan merusak parah sebuah rumah serta warung kelontong di Cilincing, Jakarta Utara, pada Rabu pagi, 10 Juni 2026. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.20 WIB itu tidak menimbulkan korban jiwa atau luka fisik, namun pemilik rumah mengalami trauma berat. Polisi setempat masih menyelidiki penyebab insiden yang bermula dari proses pengisian tabung di PT Multi Senada Dan Dewa tersebut.

Rumah dan Warung Porak-poranda

Atap rumah milik korban di Jalan Baru Gang 2 Dalam No 25, Kelurahan Cilincing, jebol dengan lubang selebar 4 hingga 6 meter persegi. Bagian dalam rumah pun ikut berantakan. Tak hanya tempat tinggal, warung kelontong yang menjadi sumber penghidupan keluarga itu juga mengalami rusak berat. “Untuk kerugian jiwa dan luka tidak ada, dan rumah dan warung kelontong milik korban mengalami rusak berat. Kerugian materi belum bisa ditaksir,” jelas Kapolsek Cilincing AKP Bobi Dubasri.

Ledakan dan Tabung yang Melayang

Warga sekitar sempat dikejutkan oleh suara ledakan keras yang terdengar dari arah lokasi pengisian tabung. Saat itu, tak ada yang langsung paham dari mana asal benda besar yang tiba-tiba menghantam rumah korban. Tabung oksigen tersebut melesat dan mendarat tepat di atas bangunan setelah terbang sejauh 100 meter dari PT Multi Senada Dan Dewa yang beralamat di Jalan Cilincing Raya No 29. “Kerugian jiwa dan luka tidak ada namun istri korban mengalami trauma atas kejadian tersebut,” tuturnya.

Penyelidikan dan Dampak Psikologis

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab tabung bisa terpental sejauh itu. Belum ada keterangan resmi mengenai standar operasional pengisian tabung di perusahaan tersebut. Sementara itu, pemilik rumah yang trauma masih dalam pendampingan keluarga dan tetangga sekitar.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar