Basuki: Pendanaan IKN Kini Andalkan Tiga Skema, Investasi Swasta Tembus Rp73 Triliun

- Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:50 WIB
Basuki: Pendanaan IKN Kini Andalkan Tiga Skema, Investasi Swasta Tembus Rp73 Triliun
PARADAPOS.COM - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, mengungkapkan bahwa pembangunan IKN saat ini mengandalkan tiga skema pendanaan utama: Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), investasi langsung swasta, serta Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di Jakarta, Kamis (11/6/2026). Hingga saat ini, komitmen investasi swasta yang telah dikontrak mencapai angka Rp73 triliun, dengan investor berasal dari Abu Dhabi, China, dan Korea Selatan.

Tiga Skema Pendanaan IKN

Dalam paparannya di hadapan anggota Komisi II DPR, Basuki merinci bagaimana masing-masing skema berkontribusi terhadap percepatan pembangunan di kawasan Kalimantan Timur tersebut. APBN menjadi tulang punggung awal untuk infrastruktur dasar pemerintahan. Sementara itu, skema KPBU dirancang untuk proyek-proyek yang melibatkan partisipasi badan usaha dalam jangka panjang. Namun, yang paling menarik perhatian adalah geliat investasi swasta. Basuki menyebutkan, sejumlah investor asing telah menunjukkan komitmen nyata.

Investasi Swasta Tembus Rp73 Triliun

“Untuk investasi swasta sampai sekarang sudah disepakati atau dikontrak Rp73 triliun,” ujar Basuki Hadimuljono di tengah rapat yang berlangsung alot tersebut. Angka ini, menurutnya, mencerminkan kepercayaan dunia usaha terhadap prospek IKN sebagai pusat pemerintahan baru. Ia juga menyebutkan bahwa investor-investor tersebut berasal dari tiga negara: Abu Dhabi, China, dan Korea Selatan. Meski demikian, Basuki tidak merinci lebih lanjut sektor-sektor spesifik yang akan digarap oleh masing-masing investor.

Suasana Rapat dan Respons DPR

Rapat kerja yang digelar di kompleks parlemen itu berlangsung dinamis. Sejumlah anggota dewan terlihat silih berganti melontarkan pertanyaan kritis terkait realisasi pembangunan dan kepastian hukum bagi investor. Basuki, yang dikenal sebagai teknokrat berpengalaman, menjawab dengan data dan penjelasan teknis yang terukur. Dari sudut pandang lapangan, paparan ini menjadi penting karena memberikan gambaran nyata tentang bagaimana pemerintah mengelola transisi pendanaan dari sepenuhnya APBN menuju skema yang lebih beragam. Langkah ini dinilai strategis untuk mengurangi beban fiskal negara dalam jangka panjang.

Prospek ke Depan

Dengan komitmen investasi yang sudah terkontrak, Basuki optimistis target pembangunan tahap awal IKN dapat tercapai sesuai jadwal. Namun, ia juga mengingatkan bahwa realisasi di lapangan tetap memerlukan pengawasan ketat dan koordinasi lintas sektor. Para pengamat menilai, keberhasilan IKN tidak hanya bergantung pada besarnya angka investasi, tetapi juga pada konsistensi kebijakan dan kemudahan berusaha yang dirasakan oleh para investor. Rapat dengan Komisi II DPR ini menjadi salah satu ajang untuk memastikan bahwa semua pihak bergerak seirama.

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler