PARADAPOS.COM - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akhirnya angkat bicara soal penahanan Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma, yang akrab disapa Dokter Tifa. Di sela kunjungan kerjanya di Kabupaten Asmat, Papua Selatan, pada Minggu, ia meminta semua pihak untuk menghormati proses hukum yang berjalan. Tak hanya itu, ia juga menyampaikan doa bagi kesembuhan keduanya yang saat ini masih menjalani rawat inap di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta.
Respons Wapres di Tengah Kesibukan di Papua
Suasana di Asmat pagi itu cukup berbeda. Di tengah hiruk-pikuk agenda pemerintahan, Wapres Gibran menyempatkan diri menjawab pertanyaan wartawan yang mengejar perkembangan kasus ini. Dengan nada tenang, ia menekankan pentingnya mengikuti prosedur hukum yang telah ditetapkan.
“Ya, diikuti saja proses yang ada dan yang paling penting, kita doakan yang terbaik untuk Bapak Roy Suryo dan Dokter Tifa, karena kemarin saya dengar beliau berdua dirawat di RS Polri,” ujar Gibran.
Ia kemudian menambahkan, “Semoga segera sembuh. Semoga segera pulih.” Kalimat pendek itu disampaikan dengan nada penuh harap, menunjukkan sisi kemanusiaan di tengah hiruk-pikuk politik.
Kondisi Kesehatan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Kabar penahanan keduanya memang mengejutkan publik. Mereka ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait keaslian ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Namun, sebelum menjalani masa tahanan, keduanya harus lebih dulu menjalani pemeriksaan kesehatan pada Jumat malam, 19 Juni 2026.
Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya penyakit bawaan yang memerlukan perhatian medis serius. Kondisi ini membuat dokter menyarankan perawatan inap untuk memantau stabilitas kesehatan mereka.
Kuasa hukum keduanya, Refly Harun, dalam pernyataannya pada Jumat lalu mengonfirmasi hal tersebut. Ia menjelaskan bahwa secara umum kondisi Roy dan Tifa baik, namun temuan medis mengharuskan mereka untuk tetap berada di bawah pengawasan dokter.
“Kalau berapa lamanya dirawat kita tidak tahu. Itu tergantung perkembangan kondisi dan keputusan dokter,” ungkap Refly.
Keputusan Rawat Inap yang Tidak Terduga
Menurut Refly, Roy Suryo awalnya tidak berniat untuk menjalani rawat inap. Namun, setelah berdiskusi panjang dengan keluarga dan tim kuasa hukum, ia akhirnya menerima rekomendasi dokter. Keputusan ini diambil demi menjaga kondisi kesehatan tetap stabil selama masa observasi.
Tim dokter menilai bahwa aktivitas tanpa pengawasan medis masih terlalu berisiko bagi keduanya. Oleh karena itu, perawatan inap menjadi pilihan terbaik untuk memastikan tidak ada komplikasi yang muncul di kemudian hari.
Hingga berita ini diturunkan, durasi perawatan Roy dan Tifa di RS Polri belum dapat dipastikan. Semua bergantung pada perkembangan kondisi kesehatan dan keputusan tim medis yang menangani.
Editor: Reza Pratama
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Kroasia Cetak Sejarah ke Final, Prancis Juara Piala Dunia 2018 Usai Kalahkan Perlawanan Dramatis
BCA Tetapkan Syarat Saldo Rp5 Miliar untuk Masuk Program Nasabah Premium Solitaire
10 Ide Bisnis yang Tetap Laris Manis di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Kebakaran Rumah di Garut Tewaskan Dua Remaja, Satu Luka Bakar