PARADAPOS.COM - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Senin sore, 22 Juni 2026. Mereka menuntut evaluasi total terhadap Kabinet Merah Putih pimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Massa tiba di lokasi sekitar pukul 15.45 WIB, membentangkan spanduk protes, dan berorasi di tengah kemacetan Jalan Raya Gatot Subroto yang dijaga ketat aparat kepolisian.
Massa Tiba dengan Semangat Protes
Pantauan di lapangan menunjukkan, rombongan PMII datang dengan membawa spanduk besar bertuliskan "Evaluasi Total Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran". Mereka berjalan kaki sambil mengibarkan bendera organisasi Pengurus Besar PMII. Suasana semakin riuh ketika para peserta aksi menyanyikan lagu-lagu perjuangan mahasiswa dan berorasi secara bergantian.
Seorang orator dari atas mobil komando memekikkan kalimat penyemangat, "Sahabat-sahabat semuanya, hidup mahasiswa! Hidup rakyat Indonesia! Buruh tani mahasiswa rakyat miskin kota." Pekikan itu disambut teriakan massa yang memenuhi area depan gedung parlemen.
Isi Tuntutan dan Situasi di Lokasi
Dalam orasinya, para mahasiswa menyuarakan penolakan terhadap kebijakan rezim yang mereka nilai bobrok. Mereka mendesak agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kabinet. Hingga berita ini ditulis, Jalan Raya Gatot Subroto terpantau padat merayap. Aparat kepolisian tampak berjaga-jaga di sepanjang jalur aksi untuk mengawal jalannya demonstrasi agar tetap kondusif.
Menariknya, sebelum kedatangan PMII, lokasi yang sama sudah lebih dulu dipadati oleh massa dari Dewan Pengurus Nasional (DPN) Koalisi Nasional Reforma Agraria (KNARA). Mereka menggelar aksi bertajuk "1.000 Caping" dan masih menyampaikan orasi saat PMII tiba. Alhasil, dua kelompok massa ini berorasi berdampingan, dengan barisan PMII berada di sisi barat massa KNARA.
Artikel Terkait
Black Langues Padukan Rock Alternatif dengan Reog Ponorogo di Mataraman Rockfest
Banjir di Parigi Moutong Rendam Enam Desa, 146 KK Terdampak
TNGGP Tutup Semua Jalur Pendakian Sepekan Penuh untuk Gelaran Trail Run Internasional
PGN Siapkan Pasokan Gas dari Lapangan Sengeti untuk Industri dan Listrik pada 2028