PARADAPOS.COM - Cristiano Ronaldo akan kembali menjadi tumpuan Portugal saat menghadapi Kolombia di Miami Stadium, Minggu, 28 Juni 2026, pukul 06.30 WIB. Laga ini menjadi penentu nasib Portugal di Grup K Piala Dunia 2026. Saat ini, Portugal berada di posisi kedua klasemen dengan empat poin, tertinggal dua angka dari Kolombia yang memuncaki grup dengan enam poin. Jika Ronaldo mampu melanjutkan tren positifnya setelah mencetak gol ke gawang Uzbekistan, Portugal berpeluang besar lolos ke babak 32 besar sekaligus merebut puncak klasemen.
Duel Puncak di Grup K
Kolombia sejatinya sudah memastikan tiket ke babak 32 besar. Namun, mereka belum bisa bersantai. Status pemuncak grup masih harus dipertahankan jika ingin menghadapi lawan yang lebih ringan di fase gugur nanti. Di atas kertas, tekanan justru lebih besar menghinggapi Portugal yang wajib menang.
"Kolombia jangan sampai membiarkan Portugal menguasai bola," demikian salah satu catatan penting dalam skema pertandingan nanti. Tim asuhan pelatih mereka harus tampil agresif, seperti saat mengalahkan Uzbekistan dan Republik Demokratik Kongo, demi meraih hasil maksimal.
Catatan Perjalanan Kolombia di Piala Dunia
Sepanjang sejarah, Kolombia telah bermain sebanyak 24 kali di Piala Dunia. Dari jumlah tersebut, mereka mengemas 11 kemenangan, tiga hasil imbang, dan 10 kekalahan. Los Cafeteros tercatat telah mencetak 36 gol dan kebobolan 31 kali.
Memasuki edisi 2026, performa Kolombia terbilang moncer. Dalam dua pertandingan awal, mereka meraih kemenangan beruntun dengan total empat gol dan hanya kebobolan satu kali. Daniel Munoz mencuri perhatian setelah menyumbang dua dari empat gol tersebut. Sementara itu, penyerang Bayern Munchen, Luis Diaz, juga tampil impresif dengan torehan satu gol dan satu assist.
Kolombia juga menjadi tim paling produktif di Grup K dalam menciptakan peluang. Luis Diaz dan kolega telah melepaskan 35 tembakan ke arah gawang, dengan 13 di antaranya tepat sasaran.
Perjalanan Portugal dan Ketajaman Ronaldo
Portugal memiliki rekor lebih panjang di Piala Dunia dengan 37 pertandingan. Selecao das Quinas mencatatkan 18 kemenangan, tujuh hasil imbang, dan 12 kekalahan, dengan total 67 gol dan 42 kebobolan.
Pada Piala Dunia 2026, Portugal mengoleksi satu kemenangan dan satu hasil imbang. Mereka mencetak enam gol dan hanya kebobolan satu kali. Enam gol tersebut masing-masing disumbangkan oleh Cristiano Ronaldo (dua gol), Rafael Leao, Nuno Mendes, Joao Neves, dan satu gol bunuh diri pemain Uzbekistan. Adapun Pedro Neto, Joao Cancelo, dan Bruno Fernandes masing-masing mencatatkan satu assist.
Meski kalah dari Kolombia dalam hal produktivitas peluang—Portugal hanya melepaskan 24 tembakan dengan 10 tepat sasaran—mereka unggul tipis dalam penguasaan bola. Ronaldo dkk. mencatat 62 persen penguasaan bola, sementara Kolombia 58 persen.
Ronaldo: Rekor dan Konsistensi
Dua gol yang dicetak Ronaldo sejauh ini membuatnya mengoleksi total 10 gol di Piala Dunia. Lebih dari itu, ia menjadi satu-satunya pemain dalam sejarah yang berhasil mencetak gol di enam edisi Piala Dunia. Dalam dua pertandingan awal, Ronaldo tampil dominan dengan 10 tembakan ke gawang, lima di antaranya tepat sasaran—catatan tertinggi di antara pemain Portugal lainnya.
Di level klub, Ronaldo tetap menjadi andalan Al-Nassr. Dari 36 pertandingan, ia menyumbang 30 gol dan empat assist. Statistik ini membuktikan bahwa meski usianya tidak lagi muda, ketajamannya di depan gawang belum pudar.
Pertandingan melawan Kolombia akan menjadi ujian sesungguhnya. Berbeda dengan Uzbekistan dan RD Kongo, Kolombia memiliki materi pemain yang lebih merata. Laga di Miami Stadium nanti akan menjadi panggung pembuktian apakah Ronaldo masih mampu menjadi pembeda bagi Portugal.
Editor: Wahyu Pradana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Inggris Hadapi Panama di Laga Pamungkas Grup L, The Three Lions Incar Puncak Klasemen
Yogyakarta Jadi Primadona Liburan Sekolah dengan Tiga Destinasi Wisata Edukasi Interaktif
AS dan Iran Saling Serang Lima Hari Setelah Pertemuan Diplomatik di Swiss
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jateng, Ribuan Warga Kesulitan Air Bersih