PARADAPOS.COM - Ledakan mesin pengolahan di pabrik tepung herbal Raw Botanical, Kawasan Industri Candi, Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (1/7/2026) pukul 09.56 WIB, mengakibatkan satu pekerja tewas dan tujuh lainnya luka bakar. Peristiwa ini terjadi di bagian belakang pabrik dan diduga dipicu oleh tekanan tinggi pada tabung sterilisasi. Polrestabes Semarang bersama tim Damkar masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa saksi untuk memastikan penyebab pasti ledakan.
Kronologi dan Dampak Ledakan
Sesaat setelah kejadian, korban luka segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis intensif. Sementara itu, korban meninggal dunia baru bisa dievakuasi setelah proses olah TKP selesai dilakukan. Meski tidak memicu kebakaran, tekanan ledakan yang sangat kuat menyebabkan kerusakan parah pada bangunan di sekitar titik ledakan.
Empat unit armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Koordinator Lapangan Damkar Kota Semarang, Bambang Setyawan, memberikan gambaran situasi di lapangan.
"Ada tekanan tinggi lalu mesinnya itu enggak sepanas seperti biasanya. Jarak 1-2 meter itu karyawannya sudah terasa panas. Yang bagian tanggung jawab tekanan mau mengecek tapi sudah tidak sempat, keburu meledak," ujarnya di lokasi kejadian.
Dugaan Awal dan Penyelidikan Polisi
Kapolsek Ngaliyan Kompol Aliet Alphard menyampaikan bahwa dugaan sementara mengarah pada akumulasi tekanan tinggi di dalam mesin pengolahan. Namun, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti.
"Pukul 09.56 terjadi ledakan tabung sterilisasi. Korban satu meninggal dunia, tujuh luka bakar," jelasnya.
Hingga kini, jajaran Polrestabes Semarang masih fokus melakukan olah TKP secara menyeluruh. Selain mengumpulkan barang bukti, penyidik juga memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi saat insiden terjadi. Langkah ini diambil untuk mengungkap secara tuntas rangkaian peristiwa yang berujung pada ledakan maut tersebut.
Editor: Paradapos.com
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Permindo Dukung Kenaikan Harga Ayam Hidup, Minta Pemerintah Awasi Ketat Biaya Produksi
Pertamina dan Pupuk Indonesia Teken MoU untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Pangan Nasional
Dishub Jatim Pastikan Terminal Arjosari Jadi Titik Layanan TransJatim Koridor II Malang Raya, Rute Masuk Tahap Kajian
Shell dan BP Serempak Turunkan Harga Diesel per 1 Juli 2026, Jadi Rp21.340 per Liter