PARADAPOS.COM - Shell Indonesia resmi menurunkan harga bahan bakar dieselnya per 1 Juli 2026. Shell V-Power Diesel kini dibanderol Rp21.340 per liter, turun dari sebelumnya Rp24.490 per liter. Kebijakan ini berlaku di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Penurunan harga terjadi di tengah fluktuasi harga minyak global yang dipicu konflik Amerika Serikat dan Iran. Sementara itu, untuk jenis Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro masih belum tersedia di pasaran.
Penyesuaian Harga Shell per 1 Juli 2026
Keputusan ini diambil di saat pasar energi global tengah tidak menentu. Harga minyak mentah dunia bergerak naik turun, terutama akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Dari pantauan di lapangan, pengemudi kendaraan diesel di kawasan Jabodetabek menyambut positif langkah ini, meskipun sebagian masih menunggu ketersediaan jenis bahan bakar lain.
Berikut daftar harga terbaru Shell per 1 Juli 2026:
- Shell V-Power Diesel: Rp21.340 per liter
- Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro : masih belum tersedia
BP Juga Ikut Menurunkan Harga Diesel
Tak hanya Shell, BP Indonesia juga melakukan penyesuaian harga untuk produk dieselnya. BP Ultimate Diesel turun dari Rp25.060 per liter menjadi Rp21.340 per liter, berlaku sejak tanggal yang sama. Penurunan ini cukup signifikan, mengingat sebelumnya pada 10 Juni 2026, harga BP Ultimate sempat melonjak drastis dari Rp12.930 per liter menjadi Rp17.240 per liter.
Sementara itu, harga untuk BP 92 dan BP Ultimate tidak berubah. BP 92 masih dijual Rp16.670 per liter, dan BP Ultimate tetap di angka Rp17.240 per liter.
Berikut rincian harga BP per 1 Juli 2026:
- BP 92: Rp16.670 per liter
- BP Ultimate: Rp17.240 per liter
- BP Ultimate Diesel: Rp21.340 per liter
Langkah penurunan harga ini menunjukkan adanya dinamika persaingan di pasar bahan bakar ritel Indonesia. Para pengamat menilai, fluktuasi harga ini juga dipengaruhi oleh kebijakan impor minyak dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan harga di setiap SPBU, karena perubahan bisa terjadi sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi pasar global.
Editor: Andri Setiawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Pertamina dan Pupuk Indonesia Teken MoU untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Pangan Nasional
Ledakan Mesin Pabrik Herbal di Semarang Tewaskan Satu Pekerja, Tujuh Luka Bakar
Dishub Jatim Pastikan Terminal Arjosari Jadi Titik Layanan TransJatim Koridor II Malang Raya, Rute Masuk Tahap Kajian
Kemendukbangga Luncurkan Kelas Ayah Idaman untuk Tekan Angka Kebutuhan KB yang Belum Terpenuhi