Desak Made Rita Kusuma Dewi Resmi Jadi Pemanjat Speed Putri Nomor Satu Dunia

- Selasa, 07 Juli 2026 | 20:00 WIB
Desak Made Rita Kusuma Dewi Resmi Jadi Pemanjat Speed Putri Nomor Satu Dunia
PARADAPOS.COM - Atlet panjat tebing putri Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, resmi menempati peringkat satu dunia nomor speed Federasi Panjat Tebing Internasional (IFSC). Prestasi ini diraih usai ia menyabet medali emas di ajang World Climbing Series Krakow, Polandia, yang berlangsung pada 3-5 Juli 2026. Dengan torehan tersebut, Desak menggeser posisi para pemanjat elite dunia dan mengukuhkan dominasinya di nomor speed putri.

Kepercayaan Diri Menuju Asian Games 2026

Pelatih Timnas Panjat Tebing Disiplin Speed Indonesia, Galar Pandu Asmoro, menilai pencapaian ini sangat krusial. “Peringkat ini penting bagi atlet agar semakin percaya diri menghadapi Asian Games 2026,” ujarnya kepada Antara, Selasa, 7 Juli 2026. Ia menambahkan bahwa peringkat dunia bukan sekadar angka, melainkan juga modal mental yang besar untuk turnamen-turnamen selanjutnya.

Akumulasi Poin dari Berbagai Seri

Medali emas nomor individu yang diraih Desak di Krakow menjadi puncak dari rangkaian penampilan konsistennya. Pemanjat asal Bali itu juga menyumbang medali perunggu di nomor speed estafet putri (women relay), yang semakin memperkokoh posisinya di puncak klasemen. Berdasarkan data IFSC, Desak berhasil mengumpulkan total 3.670 poin. “Pencapaian itu juga menunjukkan bahwa Indonesia masih kompetitif di disiplin speed,” tambah Galar. Pernyataan ini menegaskan bahwa regenerasi dan pembinaan atlet panjat tebing Indonesia berada di jalur yang tepat.

Persaingan Ketat di Papan Atas

Di peringkat kedua, Aleksandra Miroslaw dari Polandia mengumpulkan 3.610 poin, hanya terpaut 60 poin dari Desak. Posisi ketiga ditempati rekan senegaranya, Natalia Kalucka, dengan 3.495 poin. Sementara itu, Yafei Zhou dari China berada di posisi keempat dengan 3.422 poin. Peringkat kelima dan keenam masing-masing diisi oleh Jimin Jeong (Korea Selatan) dengan 3.286 poin dan Emma Hunt (Amerika Serikat) yang membukukan 3.203 poin.

Kinerja Atlet Putri dan Putra Indonesia Lainnya

Selain Desak, atlet speed putri Indonesia lainnya juga mencatatkan hasil positif. Rajiah Salsabillah mengumpulkan 1.903 poin dan berada di peringkat ke-15, sementara Kadek Adi Asih menempati peringkat ke-23 dengan 982 poin. Di sektor putra, Raharjati Nursamsa menjadi yang terbaik dengan menempati peringkat ketujuh dunia berkat 2.750 poin. Anstasyafi Robby Al Hilmi menyusul di peringkat ke-16 dengan 1.545 poin. Nama-nama seperti Veddriq Leonardo (peringkat ke-22, 1.172 poin), Kiromal Katibin (ke-24, 1.119 poin), Aditya Tri Syahria (ke-26, 985 poin), dan Alfian Muhammad Fajri (ke-53, 193 poin) juga turut mengharumkan nama Indonesia.

Dinamika Peringkat yang Terus Berubah

Perlu dicatat, berdasarkan regulasi IFSC, setiap keikutsertaan di seri World Climbing akan menentukan perolehan poin bagi atlet. Artinya, perubahan peringkat akan berlangsung secara dinamis dan bisa berubah sewaktu-waktu tergantung hasil pertandingan selanjutnya. Posisi puncak yang diraih Desak saat ini bukanlah akhir, melainkan awal dari persaingan yang lebih sengit di masa depan.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini