Oleh karena itu, Mahyeldi menilai, sudah sepatutnya Bagindo Dahlan Abdoellah segera diangkat menjadi Pahlawan Nasional.
Baca Juga: Apresiasi Iven CUF SMAN 2 Payakumbuh, Gubernur Sumbar: Membantu Siswa Menata Masa Depan
“Terima kasih kepada BRIN dan para narasumber yang telah menyediakan ruang serta menggali segala informasi tentang sejarah perjuangan Bagindo Dahlan Abdoellah. Hanya saja, kami di Sumbar berharap agar pemerintah melalui Kementerian Sosial dan Lembaga terkait semakin objektif dalam menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional,” katanya.
Terlebih, kata Mahyeldi, fakta sejarah telah menegaskan posisi Sumbar sebagai daerah tempat lahirnya banyak pejuang, pendiri, penyelamat, hingga proklamator bangsa. Selain itu, banyak peristiwa Sejarah bangsa yang berlangsung di Sumbar, sehingga gelar Pahlawan Nasional seharusnya lebih mudah dilekatkan kepada sejumlah pejuang asal yang telah lama diusulkan, tetapi belum kunjung menerima penganugerahan dari pemerintah.
Turut hadir dalam acara bedah buku tersebut, Anggota DPR RI sekaligus pembicara utama, Fadly Zon; Akademisi dan Penulis dari Universitas Leiden, Dr. Suryadi; Budayawan, Taufik Ismail; Prof. Dr. Budi Agustiono dan Dr. Sastri Sunarto selaku pembahas; Kepala Biro Adpim Setdaprov Sumbar; serta sejumlah Tokoh Sumbar dan Tokoh Nasional. (ADPSB)
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: harianhaluan.com
Artikel Terkait
Insanul Fahmi Akui Sudah Menikah dengan Inara Rusli, Ini Bukti dan Kronologinya
Fakta Lengkap Pembunuhan Alvaro Kiano oleh Alex Iskandar: Motif, Kronologi, dan Foto Pelaku
TNI AL Gagalkan Pengiriman Nikel Ilegal di Konawe Utara, Ini Modus Pelanggarannya
Download Snack Video Tanpa Watermark: GetSnackVideo Solusi Tercepat 2024