paradapos.com | BANDUNG - Musibah kebakaran yang terjadi di Kelurahan Braga Kecamatan Sumur Bandung, Jumat (2/2/2024) lalu tidak menimbulkan korban jiwa.
Kebakaran yang diduga dipicu terjadinya arus pendek atau korsleting listrik di sebuah rumah tanpa penghuni, menghanguskan 7 rumah di RW 08.
"Kejadian kebakaran ini berada di Kelurahan Braga Kecamatan Sumur Bandung. Sementara ada 7 rumah terkena dampak langsung kebakaran," kata Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan, Diskar PB Kota Bandung, Yusuf Hidayat.
Diskar PB (Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana) Kota Bandung menerima laporan terjadinya kebakaran pada pukul 16.55 WIB dan tiba di lokasi pukul 17.05 WIB. Sedangkan saat ini api sudah padam.
Yusuf menerangkan, tidak ada korban jiwa pada musibah tersebut. Untuk mengatasi kebakaran, pihak Diskar menurunkan 11 unit mobil Pemadam kebakaran (Damkar).
Sementara itu, Kanit Patroli Polsek Sumur Bandung, AKP Atmaja Saputra mengatakan hingga saat ini tidak ada korban jiwa.
"Sampai saat ini belum ada korban jiwa, untuk arus lalu lintas aman dan kondusif," katanya.
Baca Juga: TPM Ganjar Mahfud Gelar Penyuluhan Pangan Sehat Cegah Stunting di Jateng
Di tempat yang sama, Koordinator Keamanan RW 08, Kelurahan Braga, Selamet Setiabudi mengatakan, terjadinya kebakaran dugaan akibat arus listrik.
Selamet menambahkan, bahwa awal terjadi kebakaran terlihat pada rumah yang kosong penghuni.
"Awal terlihat itu ada di rumah kosong, mungkin merembet ke rumah lainnya," ungkap Selamet. (*)
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: dobrak.co
Artikel Terkait
Polisi dan DLH Selidiki Dugaan Pencemaran Kimia di Sungai Cisadane Pascakebakaran Gudang
Kejagung Ungkap Modus Rekayasa Klasifikasi CPO untuk Hindari Pembatasan Ekspor
Kejagung Ungkap Potensi Kerugian Negara Rp14 Triliun dari Dugaan Korupsi Ekspor CPO
Pemerintah Luncurkan Beras Haji Nusantara untuk Jemaah Haji 2026