PARADAPOS.COM -Beredar sebuah video yang diduga merekam tindakan kekerasan terhadap salah satu warga Papua oleh beberapa orang yang menggunakan atribut diduga militer.
Dalam video, seorang pria terlihat dengan posisi duduk di dalam drum berisi air sedang dianiaya.
Terlihat telinga sebelah kanan pria tersebut mengeluarkan darah, dan punggungnya disayat pisau oleh seseorang.
Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan mengaku akan menelusuri kebenaran video tersebut, apakah asli atau hasil editan.
Termasuk pelakunya, apakah anggota TNI atau warga masyarakat yang berpakaian TNI.
"Potongan video tersebut masih ditelusuri, baik tentang kejadian sebenarnya dimana dan kapan, sehingga tidak terjadi kesimpangsiuran dalam pemberitaan," kata Candra dalam keterangan resmi, Jumat (23/3).
Candra meminta masyarakat untuk tidak cepat mengambil kesimpulan terkait video yang beredar. Hal ini untuk menghindari spekulasi dan dugaan-dugaan.
"Apabila benar itu pelakunya prajurit TNI, maka prajurit tersebut akan ditindak tegas dan diproses secara hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Karena TNI seperti lembaga atau institusi lainnya yang juga menjunjung tinggi hukum dan HAM," tutup Candra.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara Lewat Posyandu dan Bantuan Sosial
Polisi Tetapkan Dua Pengasuh Baru sebagai Tersangka Kekerasan di Daycare Banda Aceh
Kemenpar Dukung Ngarai Sianok Diusulkan Jadi Warisan Geologi Dunia UNESCO
Hakim Vonis Dua Eks Direktur Kemendikbudristek, Kerugian Negara Kasus Korupsi Pengadaan Chromebook Capai Rp2,18 Triliun