PARADAPOS.COM -Agen BRILink Gresik, Wardatun Thoyyibah (28), yang ditemukan tewas beberapa waktu lalu, diduga karena dibunuh. Kini, otak terduga pelaku pembunuhan di Desa Ima'an, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).
Ahmad Midhol alias Hamid diduga sebagai otak pembunuhan. Warga Desa Ima'an, Kecamatan Dukun itu, berdasar LP/04/III/2024/Jatim/Res.Gresik/Polsek Dukun, telah dimasukkan dalam DPO kasus pembunuhan.
Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Aldhino Prima Wirdhan, mengatakan, pihaknya kini fokus memburu pelaku utama, selain mendampingi suami korban, Mahfud dan keluarga.
“Terduga pelaku, Ahmad Midhol, hingga kini masih diburu dan ditetapkan dalam DPO Polres Gresik,” kata AKP Aldhino, dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim.
Sementara itu, suami korban, Mahfud, membagikan foto DPO Ahmad Midhol melalui unggahan di akun media sosial (Medsos).
Unggahan Mahfud itu banyak mendapatkan respon nitizen. Selain berkomentar, nitizen juga memposting ulang postingan itu.
Pembunuhan terhadap ibu rumah tangga (IRT) yang juga agen BRILink, Wardatun Thoyyibah, terjadi pada Sabtu, 16 Maret 2024, dini hari.
Korban ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusuk di leher. Ibu satu balita itu diduga menjadi korban pembunuhan dan perampokan. Salah satu indikasinya, uang senilai Rp160 juta ikut raib.
Satu pelaku yang berhasil ditangkap adalah Asrofin alias AS (40), tetangga korban. Pelaku ditangkap saat bersembunyi di rumah saudaranya di Wonosalam, Jombang, Minggu (7/4).
Sedangkan, terduga pelaku lainnya bunuh diri dengan menenggak sianida, yakni Sobikhul Alim. Mayat Sobikhul Alim ditemukan di kebun jagung di Kecamatan Panceng Gresik.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Pelni Balikpapan Tambah Armada dan Frekuensi Layar Antisipasi Mudik Lebaran 2026
Menteri Imipas Salurkan Ribuan Paket Sembako Ramadan di Sumatera Utara
Trump Ancam Serang Lagi Fasilitas Minyak Iran, Teheran Janji Balas
PLN Siagakan 2.000 Personel dan Ratusan Unit Peralatan untuk Jaga Listrik Saat Lebaran 2026