Target Zero Defect! Pemerintah Pastikan Makanan Bergizi Gratis untuk Anak Sekolah 100% Aman & Berkualitas

- Kamis, 30 Oktober 2025 | 02:50 WIB
Target Zero Defect! Pemerintah Pastikan Makanan Bergizi Gratis untuk Anak Sekolah 100% Aman & Berkualitas

Pemerintah Targetkan Zero Defect untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan komitmen pemerintah dalam mewujudkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan standar zero defect atau tanpa cacat. Pemerintah secara konsisten memperkuat sistem pengawasan mutu dan keamanan pangan di setiap tahap pelaksanaan MBG.

Pengawasan Ketat untuk Makanan Sehat Anak Sekolah

Setiap makanan yang disajikan kepada siswa harus melalui proses uji kelayakan dan kebersihan yang ketat terlebih dahulu. Wamentan Sudaryono menekankan bahwa pemerintah tidak akan mentolerir adanya makanan rusak atau tidak higienis dalam program MBG.

"Target kita adalah zero defect, semua harus aman, bergizi, dan layak dikonsumsi anak-anak," tegas Sudaryono selama kunjungannya ke SDN 238 Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (29/10/2025).

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Keberhasilan MBG

Pengawasan ketat ini dijalankan melalui kolaborasi menyeluruh antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sekolah, dan pelaku usaha pangan. Langkah strategis ini diharapkan dapat memastikan Program MBG berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan gizi anak Indonesia.

Wamentan mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, guru, dan pelaku usaha pangan, untuk terus mendukung keberlanjutan program MBG. "Kita tidak boleh jadi bagian dari masalah, tapi bagian dari solusi. Kalau ada kendala, kita perbaiki bersama," ajaknya.

Investasi Masa Depan Bangsa Melalui Gizi Anak

Program MBG bukan sekadar inisiatif makan gratis, melainkan investasi jangka panjang untuk membentuk pola makan bergizi seimbang dan kebiasaan hidup sehat sejak dini. Sudaryono menjelaskan bahwa manfaat program ini akan terlihat dalam jangka panjang.

"Hasilnya tidak instan. Anak yang makan bergizi hari ini mungkin baru akan terlihat manfaatnya 5-10 tahun ke depan, saat mereka tumbuh menjadi remaja yang sehat dan produktif. Tapi inilah investasi masa depan bangsa," jelasnya.

Manfaat Ganda: Pemerataan Gizi dan Penggerak Ekonomi Lokal

MBG merupakan wujud pemerataan gizi yang demokratis, di mana semua anak dari berbagai latar belakang ekonomi memperoleh hak yang sama untuk tumbuh sehat. Program ini juga memiliki dampak ekonomi positif dengan melibatkan petani, UMKM, dan penyedia bahan pangan lokal di sekitar sekolah.

"Di balik satu porsi makanan bergizi, ada petani sayur, peternak ayam, dan pengusaha kecil di desa yang ikut bergerak. Jadi manfaat MBG tidak hanya dirasakan anak-anak, tapi juga petani kita yang memasok bahan pangan," tutup Sudaryono.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar