Bogana May-May, warung makan tradisional legendaris dari Tangerang Selatan, berbagi rahasia sukses bertahan sejak 2006. Terletak di kawasan Pasar Modern BSD, brand F&B ini menjadi destinasi kuliner nostalgia bagi masyarakat setempat.
Di tengah persaingan industri makanan yang kompetitif, Bogana May-May memilih strategi unik: menciptakan tren alih-alih mengikutinya. Dengan fokus pada menu khas Nusantara, mereka menghadirkan inovasi melalui konsep "Pincuk on the Go". Kemasan anyaman bambu tradisional mereka disulap menjadi lebih modern dengan warna pink cerah yang menarik perhatian generasi muda.
Eksistensi Bogana May-May semakin kuat berkat partisipasi aktif di berbagai acara bergengsi. Selama tiga tahun berturut-turut, mereka konsisten hadir di Jakarta x Beauty oleh Female Daily Network, dengan gerobak ikoniknya yang selalu ramai pengunjung. Mereka juga rutin tampil di pameran ternama seperti Semasa dan Brightspot Market, memperkenalkan kuliner tradisional Indonesia di tengah dominasi brand asing.
Kini Bogana May-May semakin mudah diakses dengan 27 cabang tersebar di Jakarta dan Tangerang. Lokasi strategis mereka mencakup Mal Grand Indonesia, Hublife Taman Anggrek, dan Supermal Karawaci, memudahkan penggemar setia maupun pelanggan baru untuk menikmati Nasi Bogana dan hidangan khas Indonesia lainnya.
Artikel Terkait
Prabowo Temui 150 Periset di Istana, Tinjau Inovasi Giant Sea Wall hingga Sepatu Lokal Rp80 Ribu
Bitcoin Melemah ke USD64 Ribu di Tengah Ketegangan Geopolitik dan Lonjakan Harga Minyak
Timnas Indonesia Menang atau Tersingkir: Laga Hidup-Mati Lawan Singapura di Stadion Jalan Besar
BYD Edukasi Teknologi Dual Mode di GIIAS 2026, Ungkap Lebih dari 4.000 Pemesanan M6 DM