Klaim Terbaru Rustam Effendi: Anak Dumatno Akui Foto di Ijazah Jokowi adalah Ayahnya
Rustam Effendi, seorang aktivis 1998 yang juga tercatat sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik Presiden Joko Widodo (Jokowi), kembali mengungkap klaim baru. Kali ini, Rustam menyatakan telah membuka informasi rahasia yang disimpannya selama beberapa bulan terakhir.
Informasi yang dimaksud diklaim berkaitan erat dengan sosok anak dari Dumatno Budi Utomo, sepupu Presiden Jokowi. Nama Dumatno sendiri sebelumnya telah mencuat dalam polemik terkait keaslian ijazah Presiden ke-7 Indonesia tersebut.
Pengakuan dari Ponakan Rustam Effendi
Rustam mengungkapkan bahwa informasi ini ia peroleh dari seorang ponakannya. Sang ponakan dikabarkan mengirimkan foto seorang pria muda dan menyatakan bahwa pria dalam foto tersebut adalah anak dari Dumatno.
Lebih mengejutkan, Rustam mengutip pernyataan ponakannya yang menyebut bahwa anak Dumatno tersebut mengakui bahwa foto yang tercantum pada ijazah Jokowi adalah foto dari ayahnya sendiri, yaitu Dumatno Budi Utomo.
"Ponakan saya kirim foto ini. Dia bilang, om, saya kirim foto ini, teman saya, anaknya Dumatno. Dia mengakui kalau itu yang di ijazah Jokowi itu foto bapaknya," ujar Rustam seperti yang dikutip pada Rabu, 12 November 2025.
Dukungan untuk Klaim Roy Suryo
Atas temuan ini, Rustam Effendi menyatakan bahwa klaim yang selama ini disampaikan oleh Roy Suryo mungkin memiliki dasar kebenaran. Ia mengaku sempat terkejut dengan pengakuan yang diterimanya.
"Artinya saya pikir-pikir, apa yang dikatakan Mas Roy bisa betul juga. Ponakan saya bisa ketemu sama anaknya Pak Dumatno, mungkin mereka berkawan," tambah Rustam.
Jaringan dan Permintaan untuk Klarifikasi
Rustam juga menjelaskan bahwa ponakannya dikenal memiliki jaringan pertemanan yang luas, termasuk dengan kalangan tertentu. Untuk mengungkap kebenaran hal ini, Rustam menegaskan kesiapannya untuk membantu proses klarifikasi.
Ia bahkan mendesak agar pihak berwajib menghadirkan anak Dumatno dan ponakannya untuk memberikan keterangan resmi. Tujuannya agar kasus ini dapat terungkap secara transparan.
"Kita panggil anaknya Dumatno, panggil ponakan saya, supaya clear hari ini. Supaya tidak ada bohong di antara kita," tegas Rustam.
Meski demikian, Rustam menduga bahwa anak Dumatno mungkin enggan tampil di muka publik mengingat sensitivitas isu yang menyangkut nama Presiden Jokowi.
Isu ini terus berkembang dan menarik perhatian publik. Rustam Effendi, sebagai salah satu tersangka, terus menyuarakan temuan-temuannya terkait kasus yang menjeratnya.
Artikel Terkait
Analis: Wacana Gibran di Pilpres 2029 Berpotensi Rugikan Prabowo
Prabowo Gelar Pertemuan Tertutup dengan Lima Konglomerat Bahas Strategi Ekonomi
Amien Rais Sebut Jokowi Resah, Peluang Gibran di PSI Dinilai Terbatas
Amien Rais Klaim Kesehatan Jokowi Menurun Pasca-Lengser