Berbeda dengan sikap NasDem, Gerakan Rakyat justru menyatakan sikap politiknya secara terang-terangan. Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, menegaskan bahwa Anies Baswedan adalah arah perjuangan utama partai tersebut.
Bahkan, Anies disebut telah menerima kartu anggota Partai Gerakan Rakyat dengan nomor khusus 0001, menandakannya sebagai figur sentral. Partai baru ini menargetkan pendaftaran resmi ke Kementerian Hukum dan HAM RI pada Februari 2026.
Pertarungan Politik Menuju 2029 Sudah Dimulai?
Deklarasi Gerakan Rakyat dan respons NasDem ini memperlihatkan dua strategi politik yang berbeda. Di satu sisi, partai baru bergerak cepat dengan mengunci figur. Di sisi lain, partai mapan seperti NasDem memilih bersikap hati-hati dan mengedepankan stabilitas pemerintahan.
Sindiran halus dari NasDem menjadi penanda bahwa jalan menuju Pilpres 2029 masih panjang dan penuh dinamika. Publik kini menanti apakah langkah ofensif Gerakan Rakyat akan membuahkan hasil atau justru diuji oleh waktu.
Artikel Terkait
Respons Gibran Soal Harga BBM Rp25 Ribu di Papua Viral, Tuai Pro Kontra Netizen
Rustam Effendi Beberkan Nasihat Rizal Ramli: Hati-hati, Eggi Sudjana Bisa Balik Badan
Pertemuan Eggi Sudjana dan Damai Lubis dengan Jokowi: Diplomasi Tingkat Tinggi dan Rekonsiliasi Politik
Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi: Blunder Terbesar atau Solusi Damai?