Menteri Purbaya Pikat Warganet dengan Gaya Nyentrik di Wisuda UI

- Minggu, 15 Februari 2026 | 23:50 WIB
Menteri Purbaya Pikat Warganet dengan Gaya Nyentrik di Wisuda UI

PARADAPOS.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menuai perhatian publik setelah pernyataannya saat memberi sambutan di wisuda Universitas Indonesia (UI) Sabtu, 14 Februari 2026, viral di media sosial. Dalam video berdurasi satu menit itu, Purbaya dengan gaya khasnya menyelipkan candaan sekaligus mengklaim akan memenangkan debat melawan mahasiswa UI yang pernah mendemonstrasinya di awal masa jabatan. Unggahan video tersebut justru membanjiri kolom komentar dengan pujian dari warganet yang mengapresiasi karakternya yang dianggap nyentrik dan cerdas.

Respons Warganet: Apresiasi atas Gaya "Sombong yang Berkelas"

Video yang diunggah oleh sebuah akun berita pada Senin, 16 Februari 2026, itu dengan cepat menarik interaksi. Alih-alih mengkritik, mayoritas warganet justru memuji sikap percaya diri yang ditampilkan Purbaya. Mereka tampak terhibur oleh gaya komunikasi menteri yang satu ini, yang mampu menyampaikan pesan serius dengan sentuhan humor yang ringan.

“Pak purbaya sombongnya kelass,” tulis seorang warganet disertai emoticon tertawa.

Akun lain menambahkan pujian, “mentri keren, cendikiawan, menarik, menghibur the best, keren abis, semangat sehat selalu, pejuang rakyat Indonesia.”

“Hahaha gak banyak Menteri nyentrik dan Cerdas spt ini.... kerennnnn Pak Menteri,” tukas komentar lainnya, dilengkapi simbol api dan hati.

Kilas Balik di Balik Candaan

Konteks pernyataan Purbaya itu sendiri berangkat dari pengalaman pribadinya. Dalam sambutannya di acara wisuda, ia membahas topik ekonomi dan lapangan kerja sebelum kemudian bercerita tentang hari pertama menjabat sebagai menteri. Saat itu, aksi demonstrasi dari mahasiswa UI langsung menyambutnya. Dari situlah, dengan nada bercanda, ia melontarkan pernyataan yang kemudian viral tersebut.

Pendekatan komunikasi seperti ini, meski kadang dianggap kontroversial, rupanya mampu menjembatani kesan jarak antara pejabat tinggi dan publik. Hingga pemberitaan ini, unggahan video tersebut telah mendapat respons puluhan ribu likes dan ratusan komentar yang didominasi dukungan. Fenomena ini menunjukkan bagaimana gaya personal seorang figur publik dapat menjadi bahan percakapan luas di ruang digital, melampaui substansi kebijakan yang dibicarakan.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar