Roy Suryo Bantah Isu Peredaran Dana Miliaran Terkait Ijazah Jokowi

- Kamis, 02 April 2026 | 20:50 WIB
Roy Suryo Bantah Isu Peredaran Dana Miliaran Terkait Ijazah Jokowi

PARADAPOS.COM - Pakar telematika Roy Suryo membantah keras isu peredaran dana miliaran rupiah yang dikaitkan dengan kasus tudingan ijazah palsu Presiden Joko Widodo. Dalam sebuah tayangan televisi, Kamis (2/4/2026) malam, Roy menyebut kabar tersebut sebagai hoaks yang disebarkan melalui platform digital, sembari mengungkapkan bahwa akun YouTube penyebar isu utama telah dinonaktifkan.

Klaim Dana yang Berubah-ubah dan Respons Roy Suryo

Roy Suryo secara rinci menjabarkan ketidakkonsistenan narasi yang beredar. Ia menunjukkan bagaimana angka yang disebut-sebut dalam isu tersebut terus berubah, mulai dari Rp50 miliar, sempat naik menjadi Rp55 miliar, lalu turun drastis menjadi hanya Rp5 miliar. Perubahan angka yang fluktuatif ini, dalam pandangannya, semakin menguatkan kesan bahwa informasi yang beredar tidak memiliki dasar yang jelas.

"Kan sudah jelas nih saya bawa gambarnya nih. Kan kemudian ada si Omon (Rismon) itu yang pertama kali disebut-sebut dia yang menyebutkan ada Rp 50 M. Bahkan sempat katanya naik jadi 55. Terus turun sekarang menjadi hanya 5," tuturnya.

Akun Penyebar Hoaks Dinonaktifkan

Lebih lanjut, Roy mengonfirmasi bahwa kanal YouTube yang aktif menyebarkan narasi tersebut telah berhenti beroperasi. Ia mengaku telah mengambil langkah pelaporan terhadap konten yang dianggapnya menyesatkan itu. Kepada platform media sosial lainnya, Roy juga menyampaikan harapan agar konten serupa dapat ditindak tegas.

"Iya. Tapi yang menarik apa? YouTube yang mengedarkan itu, yang sudah beberapa hari lalu mengedarkan heboh itu, hoax itu, dan saya udah strike itu, ya alhamdulillahnya sudah dua hari ini mati YouTube-nya," beber Roy Suryo.

"Semoga diikuti oleh ceboker-ceboker atau YouTube-YouTube yang lain yang suka menyebarkan hoax itu," imbuhnya.

Ajakan untuk Klarifikasi Langsung

Menyoroti status Rismon yang kini telah mendapatkan restorative justice dalam kasus yang sama, Roy Suryo menantangnya untuk memberikan klarifikasi terbuka. Ia menekankan pentingnya penjelasan langsung dari sumber yang selama ini disebut-sebut, agar kebenaran dapat terungkap dan tidak lagi berseliweran di ruang publik sebagai spekulasi.

"Sekarang pastikan kalau memang betul dia pernah atau mendengar itu, ya sekarang kan katanya kan sudah akrab nih dengan para termul. Sampaikan dari mulut dia sendiri," ujarnya.

Klarifikasi dari Pihak Lain

Bantahan serupa sebelumnya juga telah disampaikan oleh pihak lain yang turut disebut dalam isu ini. Pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma atau yang dikenal sebagai Dokter Tifa, dengan tegas menampik klaim bahwa dirinya menerima dana Rp50 miliar. Ia menyebut isu tersebut sebagai bentuk fitnah terhadap perjuangannya.

Dokter Tifa menegaskan, tidak ada sepeser pun uang yang diterimanya dari pihak manapun terkait isu ijazah tersebut. Bahkan, ia mengaku tidak memiliki 'bohir' atau penyandang dana untuk menggerakkan narasi tersebut, menunjukkan bahwa aktivitasnya dilakukan secara independen.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar