PARADAPOS.COM -Tulisan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri yang berjudul "Kenegarawanan Hakim Mahkamah Konstitusi" dianggap sebagai pesan ke publik bahwa partai banteng belum "terkecoh" untuk masuk ke dalam pemerintahan berikutnya.
Menurut komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil, tulisan Megawati di koran Kompas yang terbit pada Senin kemarin (8/4) merupakan hanya sebuah ungkapan perasaan politik.
"Itu hanya sebuah ungkapan perasaan politik yang mendukung ritme partainya hari ini hadir sebagai pihak yang penggugat dalam sidang di MK," kata Kang Tamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (11/4).
Sehingga, menurut Kang Tamil, narasi-narasi di luar dari pengadilan seperti yang disampaikan Megawati sangat perlu untuk memberikan pesan kepada publik bahwa PDIP masih berasa di garis depan sebagai penggugat Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU).
"Dan belum 'terkecoh' untuk masuk dalam pemerintahan," pungkas Kang Tamil
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Prabowo Ingin Bahasa Asing Diajarkan Sejak Kelas 1 SD, Sebut Ada 7 Bahasa Prioritas
Jokowi Sebut Posisi Duduk Gibran di Sidang Kabinet Sudah Sesuai Aturan dan Minta Publik Tak Berspekulasi
Pemerintah Diminta Tak Abaikan Akar Kerusuhan Agustus 2025: Pengamat Sebut Stabilitas Bukan Hanya Soal Bayang-Bayang Jokowi
Wartawan Parlemen Kecam Benny Harman soal Ucapan Otak Kamu Ada Gak, Minta Maaf atau Dilaporkan ke MKD