Jokowi mengatakan bahwa dirinya tidak ada kewajiban untuk menunjukkan ijazah tersebut.
"Saya sampaikan bahwa tidak ada kewajiban dari saya menunjukkan ke mereka, dan tidak ada kewenangan mereka mengatur saya untuk menunjukkan ijazah asli yang saya miliki," katanya usai menemui massa, Rabu (16/4/2025).
Apalagi, Jokowi menyebut pihak kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) sudah memberikan pernyataan terkait ijazah dirinya.
"Sudah sangat jelas, kemarin di UGM sudah memberikan penjelasan yang gamblang dan jelas," bebernya.
Di sisi lain, Jokowi mengaku hanya mau menunjukkan ijazah pada pengadilan bila diminta hakim.
Dirinya juga mengaku siap datang untuk menunjukkan ijazah tersebut.
"Saya sampaikan, kalau ijazah asli diminta hakim, diminta pengadilan untuk ditunjukkan, saya siap datang dan menunjukkan ijazah asli yang ada. Tapi hakim yang meminta, pengadilan yang meminta," bebernya.
Diberitakan sebelumnya, massa Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) diterima dengan baik oleh Jokowi.
Bahkan, Jokowi mempersilakan tiga perwakilan TPUA untuk masuk ke dalam rumahnya.
Wakil Ketua TPUA, Rizal Fadhilah, mengatakan pertemuan tersebut sebagai bentuk silaturahmi dan mendapatkan informasi mengenai keaslian Ijazah Jokowi.
Ada tiga orang perwakilan TPUA yang bertemu dengan Jokowi selama 20 menit.
"Pertama kita akan seperti yang lain silaturahmi ya, yang kedua ingin mendapatkan informasi ya. Informasi, konfirmasi bahkan kalau bisa mah verifikasi yang berhubungan dengan ijazah Pak Jokowi," kata Rizal usai pertemuan dengan Jokowi, Rabu (16/4).
Sumber: Detik
Artikel Terkait
Kuasa Hukum Roy Suryo Sindir Eggi-Damai Temui Jokowi: Ada Pejuang, Ada Pecundang
Roy Suryo Sindir Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis Usai Sowan ke Jokowi: Pecundang!
Pertemuan Eggi Sudjana dan Damai Lubis dengan Jokowi di Solo Dikonfirmasi: Tujuan & Dampaknya
6 Versi Ijazah Jokowi Menurut Dokter Tifa, Termasuk dari Polda Metro Jaya