"Belum menjadi apapun sudah sudah ada bentuk perjuangan memperhatikan para penghafal Alquran. Belum ada di capres yang lain seperti ini, baru ada di Prof. Mahfud MD yang rencananya akan memberikan beasiswa S-1 sampai S-3 kepada santri-santri kami," kata Ramli.
Dengan segudang pengalaman dan prestasi keilmuan para tuan guru tersebut memberikan gelar kepada Mahfud dengan gelar Tuan Guru Muda Nusantara.
"Gelar ini kami berikan karena kami melihat dari keilmuannya, bukan hanya sekadar birokrasi, beliau ini adalah seorang santri, dan kita tau salah satu jurusan sastra Arab, itu cukup menjadi keyakinan kami untuk memberi gelar ini Tuan Guru Muda Nusantara," kata Ramli.
Menurut Ramli para tuan guru tidak ada alasan untuk tidak memilih pasangan Ganjar-Mahfud. Mengingat kontribusi di bidang pemerintahan dan penegakkan hukum sangatlah baik.
"Mudah-mudahan Insya Allah dengan berkat perjuangan bantuan dan doa para tuan guru ini bisa memenangkan Pilpres tahun 2024 ini," kata Ramli.
Dewan Pengarah Tim Kampanye Daerah (TKD) NTB Ganjar-Mahfud, H Rahmat Hidayat yang hadir dalam kegiatan tersebut, meyakini dengan doa dan dukungan para tuan guru pasangan capres-cawapres nomor urut 3 akan mendulang suara mengungguli pasangan lawan.
"Kita tau pak Mahfud ini juga santri, mertuanya pak Ganjar juga tokoh NU, dengan dukungan masyarakat NTB dan para tokoh tuan guru ini kami optimistis suara Ganjar-Mahfud 48 persen di sini (NTB)," kata Rachmat.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: lombokpost.jawapos.com
Artikel Terkait
Kritik Ahli: Pembangunan Infrastruktur Jokowi Masif Tapi Tidak Merata, Ini Analisisnya
Reshuffle Kabinet Prabowo: Juda Agung Calon Wamenkeu, Sugiono Digeser ke Menko PMK?
Kritik Sejarawan JJ Rizal: Menteri Muda Era Revolusi vs Menteri Barbie Masa Kini
Menteri PU Dody Hanggodo Terbata-bata Didesak DPR Soal Anggaran Bencana