Kariernya semakin menanjak ketika dipercaya memimpin jajaran Polres, seperti Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, Kapolresta Bogor Kota, hingga Kapolres Metro Jakarta Pusat.
Nama Suyudi kian dikenal publik saat menjabat Dirreskrimum Polda Metro Jaya pada 2019, di mana ia menangani berbagai kasus kriminal besar.
Ia juga pernah menduduki posisi strategis di Bareskrim Polri sebagai Wadirtipideksus dan Wadirtipidsiber.
Pada 2023, Suyudi diangkat menjadi Wakapolda Metro Jaya dan kemudian dipercaya sebagai Kapolda Banten sejak Juni 2024 hingga Agustus 2025.
Setelah itu, Presiden Prabowo menugaskannya memimpin BNN melalui Keppres Nomor 118/TPA Tahun 2025.
Dekat dengan Isu Pergantian Kapolri
Pelantikan Suyudi sebagai Kepala BNN berbarengan dengan mencuatnya isu reshuffle di tubuh Polri.
Presiden Prabowo dikabarkan telah mengirimkan surat ke DPR untuk mengganti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Meski isu ini masih berproses, banyak pengamat melihat bahwa langkah Prabowo menempatkan Suyudi di BNN tidak terlepas dari kebutuhan menata ulang struktur kepolisian.
Terlebih saat ini, citra polisi tengah diuji sejak pecahnya demo besar-besaran akhir Agustus 2025 lalu.
Harta Kekayaan Komjen Suyudi
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Komjen Suyudi tercatat memiliki kekayaan lebih dari Rp 9,8 miliar.
Berdasarkan data dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Suyudi Ario memiliki kekayaan sebesar Rp9.816.246.500 (Rp9,8 miliar).
Sumber: Suara
Artikel Terkait
Kritik Ahli: Pembangunan Infrastruktur Jokowi Masif Tapi Tidak Merata, Ini Analisisnya
Reshuffle Kabinet Prabowo: Juda Agung Calon Wamenkeu, Sugiono Digeser ke Menko PMK?
Kritik Sejarawan JJ Rizal: Menteri Muda Era Revolusi vs Menteri Barbie Masa Kini
Menteri PU Dody Hanggodo Terbata-bata Didesak DPR Soal Anggaran Bencana