Hassan Nasbi Kritik Pemerintah, Purbaya Jawab Menohok: Stabilitas Negara Baik-Baik Saja!

- Senin, 27 Oktober 2025 | 10:25 WIB
Hassan Nasbi Kritik Pemerintah, Purbaya Jawab Menohok: Stabilitas Negara Baik-Baik Saja!
Menkeu Purbaya Bantah Kritik Hasan Nasbi: Stabilitas Pemerintah Amat Baik

Menkeu Purbaya Bantah Kritik Hasan Nasbi: Stabilitas Pemerintah Amat Baik di Mata Masyarakat

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan respons terhadap kritik yang dilayangkan oleh Mantan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Hasan Nasbi. Kritik tersebut menyoroti gaya komunikasi dan kebijakan Menkeu yang dinilai rawan menciptakan ketidakstabilan pemerintahan.

Dalam bantahannya, Purbaya mengacu pada hasil survei Indeks Kepercayaan Masyarakat (IKM) terbaru yang dirilis oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada Oktober 2025. Ia menegaskan bahwa data survei menunjukkan kondisi yang justru bertolak belakang dengan klaim Nasbi.

Survei LPS Jadi Bukti Peningkatan Kepercayaan

Purbaya menjelaskan bahwa survei LPS menunjukkan tren positif kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. "Ini indeks Kepercayaan masyarakat ke pemerintah. Kalau dari angka kita yang terakhir, survei bulan Oktober, justru terjadi pembalikan sentimen," ujarnya saat ditemui di Jakarta Selatan, Senin (27/10).

Ia mengakui bahwa sebelumnya indeks sempat turun, yang ditandai dengan banyaknya demonstrasi. Namun, langkah-langkah yang diambilnya, meski dianggap drastis dan ceplas-ceplos, berhasil memulihkan kepercayaan tersebut. "Tapi ini berhasil membalikkan sentimen masyarakat ke pemerintah. Justru sekarang levelnya sudah stabil lagi. Jadi stabilitas pemerintah amat baik di mata masyarakat. Kecuali di mata orang itu ya," tambah Purbaya.

Korelasi Ekonomi dan Kepercayaan Masyarakat

Purbaya juga membeberkan korelasi erat antara kondisi ekonomi dan sentimen masyarakat. Menurutnya, daya beli yang membaik langsung berdampak pada peningkatan kepercayaan.

"Ketika ekonominya buruk mereka nggak suka pemerintah, makanya banyak demo besar-besaran. Tapi ketika balik, mereka juga senang ke pemerintah," bebernya. Hal ini, dalam pandangannya, membuktikan bahwa kebijakan yang diambilnya efektif.

Gaya Komunikasi Koboi atas Restu Presiden

Menanggapi label "koboi" yang disematkan padanya, Purbaya menegaskan bahwa segala tindakannya telah mendapat restu dari Presiden Prabowo Subianto. Gaya bicaranya yang ceplas-ceplos bukanlah bentuk pembangkangan, melainkan perpanjangan tangan dari presiden.

"Jadi sepertinya saya koboi. Tapi yang saya lakukan adalah mengembalikan kepercayaan masyarakat ke pemerintah, Itu juga atas pemerintah Bapak Presiden. Jadi saya gak berani gerak sendiri," tegasnya. "Jangan dianggap saya koboi. Saya hanya perpanjangan tangan Bapak Presiden."

Kritik Awal dari Hasan Nasbi

Sebelumnya, Konsultan Politik Hasan Nasbi dalam sebuah video di Instagram Total Politik menyoroti ketegangan antara Menkeu Purbaya dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Ia menilai ketegangan seperti itu tidak boleh berlarut-larut.

"Kalau kelamaan orang akan melihat ini sebagai ketidaksolidan pemerintah, padahal soliditas pemerintah itu penting sekali," kata Hasan. Ia memperingatkan bahwa situasi tersebut, jika terus dipelihara, dapat menimbulkan kesan pemerintah yang lemah dan mudah diadu domba, yang berbahaya bagi stabilitas.

Sumber: fajar.co.id

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar