Pemilik RS Hermina: Sejarah, Struktur Saham HEAL 2025, dan Ekspansi

- Sabtu, 01 November 2025 | 06:05 WIB
Pemilik RS Hermina: Sejarah, Struktur Saham HEAL 2025, dan Ekspansi

Siapa Pemilik RS Hermina? Sejarah dan Struktur Kepemilikan Terbaru

RS Hermina dikelola oleh PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Cikal bakal perusahaan kesehatan ini telah berdiri sejak tahun 1985 dengan bentuk awal berupa rumah sakit bersalin di kawasan Jatinegara.

Sejarah Perkembangan RS Hermina

Pada tahun 1989, RS Hermina bertransformasi menjadi rumah sakit ibu dan anak. Perkembangan signifikan terjadi dengan pembangunan rumah sakit ketiga di Bekasi. Hingga tahun 1999, HEAL beroperasi dengan status organisasi nirlaba sebelum akhirnya berubah menjadi perusahaan berbadan hukum dengan nama Medikaloka Hermina.

Tonggak penting terjadi pada tahun 2005 ketika perseroan mendapatkan izin operasi sebagai rumah sakit umum. Periode ekspansi masif berlangsung selama 2009-2014 dengan pembangunan tujuh rumah sakit baru dan akuisisi tiga rumah sakit lainnya, dengan fokus spesialisasi pada layanan kebidanan dan perawatan anak.

Ekspansi Jaringan Hingga 2024

HEAL terus memperluas jaringan operasinya dengan membuka rumah sakit baru dan melakukan akuisisi. Hingga tahun 2024, jaringan RS Hermina telah mencakup 52 rumah sakit yang tersebar di 63 kota dan 17 provinsi di Indonesia. Total kapasitas rawat inap mencapai 7.613 tempat tidur, dengan rumah sakit ke-50 berlokasi di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Struktur Kepemilikan Saham HEAL 2025

Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek per 30 September 2025, berikut adalah daftar pemegang saham pengendali PT Medikaloka Hermina Tbk:

  • Yulisar Khiat (Direksi): 1,59 miliar saham (10,36%)
  • PT Astra Healthcare: 1,99 miliar saham (12,95%)
  • PT Astra International Tbk: 1,11 miliar saham (7,23%)
  • Binsar Parasian (Direksi): 789,86 juta saham (5,14%)
  • Lydia Immanuel: 855,08 juta saham (5,56%)
  • Hasmoro (Direksi): 740,94 juta saham (4,82%)
  • Meijani Wibowo (Komisaris): 303,18 juta saham (1,97%)

Kepemilikan saham oleh masyarakat (non-warkat) mencapai 7,98 miliar saham atau setara dengan 51,97% dari total saham terdaftar. Terdapat tujuh nama yang tercatat sebagai penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham HEAL.

Kinerja Saham Terkini

Pada perdagangan Jumat, 31 Oktober 2025, saham HEAL ditutup pada harga Rp1.500 per saham. Dalam periode satu bulan terakhir, harga saham mengalami penurunan sebesar 10,71%, sementara sejak awal tahun menunjukkan penurunan sebesar 3,54%.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar