Laba Bersih Astra Agro (AALI) Melonjak 33,57% di Q3-2025, Tembus Rp1,07 Triliun

- Jumat, 31 Oktober 2025 | 00:55 WIB
Laba Bersih Astra Agro (AALI) Melonjak 33,57% di Q3-2025, Tembus Rp1,07 Triliun

Laba Bersih Astra Agro (AALI) Melonjak 33,57% Jadi Rp1,07 Triliun di Kuartal III-2025

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) kembali menunjukkan kinerja keuangan yang kuat dengan membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan sebesar Rp1,07 triliun hingga kuartal ketiga tahun 2025. Pencapaian ini mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 33,57% year-on-year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun 2024, yang sebesar Rp801,15 miliar.

Laba Kotor dan Pendapatan Meningkat Pesat

Kinerja positif AALI juga terlihat dari lonjakan laba bruto yang mencapai Rp3,26 triliun, naik tajam 62,65% YoY dari posisi Rp2 triliun. Dengan hasil ini, laba per saham dasar (EPS) AALI pun ikut terdongkrak menjadi Rp555,99 per kuartal III-2025, meningkat dari Rp416,25 di kuartal III-2024.

Peningkatan laba ini didorong oleh kenaikan pendapatan bersih yang mencapai Rp22,12 triliun per September 2025. Angka ini merepresentasikan pertumbuhan 35,80% YoY dari Rp16,28 triliun yang dicapai pada kuartal III tahun sebelumnya.

Rincian Kontribusi Pendapatan dan Beban Perusahaan

Dari segmen produk, minyak sawit mentah (CPO) dan turunannya masih menjadi penyumbang pendapatan terbesar dengan nilai Rp19,83 triliun. Sementara itu, inti sawit (palm kernel) dan turunannya menyumbang Rp2,25 triliun, dan produk lainnya memberikan kontribusi sebesar Rp41,14 miliar.

Di sisi lain, beban pokok pendapatan AALI tercatat sebesar Rp18,86 triliun per 30 September 2025, yang juga mengalami kenaikan 32,03% dari tahun sebelumnya sebesar Rp14,28 triliun.

Kondisi Aset dan Kas Perusahaan

Hingga akhir September 2025, total aset AALI tercatat sebesar Rp27,96 triliun, mengalami penurunan moderat sebesar 2,88% dari posisi akhir Desember 2024 yang sebesar Rp28,79 triliun. Di sisi likuiditas, perusahaan dalam kondisi sehat dengan kas dan setara kas sebesar Rp4,92 triliun, meningkat dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp4,36 triliun.

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar