AKBP Rossa Diperiksa Dewas KPK Terkait Kasus Bobby Nasution: Fakta & Kronologi

- Kamis, 04 Desember 2025 | 02:00 WIB
AKBP Rossa Diperiksa Dewas KPK Terkait Kasus Bobby Nasution: Fakta & Kronologi
AKBP Rossa Diperiksa Dewas KPK, Terkait Kasus Bobby Nasution - Paradapos.com

AKBP Rossa Purbo Bekti Diperiksa Dewas KPK, Terkait Isu Tak Panggil Bobby Nasution

Paradapos.com - Ketegangan internal di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanas. Kali ini, Dewan Pengawas (Dewas) KPK memeriksa dua penyidik, termasuk AKBP Rossa Purbo Bekti, terkait isu tidak dipanggilnya Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, sebagai saksi dalam kasus suap proyek jalan.

Klarifikasi Dewas KPK Terkait Pemeriksaan

Ketua Dewas KPK, Gusrizal, mengonfirmasi bahwa pemeriksaan terhadap penyidik Rossa dan Boy dilakukan pada Kamis, 4 Desember 2025. Pemeriksaan ini merupakan tahap klarifikasi awal untuk mengungkap alasan di balik tidak dipanggilnya Bobby Nasution dalam proses penyidikan.

"Benar, dua orang penyidik Rossa dan Boy diperiksa," tegas Gusrizal kepada media.

Pemeriksaan Juga Menyasar Jaksa Penuntut Umum

Tidak hanya penyidik, Dewas KPK juga telah memeriksa dua orang Jaksa Penuntut Umum (JPU) sehari sebelumnya, Rabu 3 Desember 2025. Langkah ini menunjukkan pemeriksaan menyeluruh terhadap proses hukum dalam kasus tersebut.

Gusrizal menegaskan, pemeriksaan ini masih bersifat pendahuluan. Jika ditemukan bukti kuat adanya pelanggaran kode etik, kasus ini akan dinaikkan ke tahap sidang etik resmi.

Dugaan Penghambatan Hukum dari Laporan KAMI

Pemeriksaan Dewas KPK ini berawal dari laporan resmi Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia (KAMI) yang dilayangkan pada 17 November 2025. Koordinator KAMI, Yusril S Kaimudin, menduga adanya upaya penghambatan proses hukum terhadap Bobby Nasution yang diduga melibatkan AKBP Rossa.

Dalam laporannya, KAMI menyoroti isu independensi KPK dan menyinggung peristiwa kebakaran rumah hakim yang sebelumnya meminta JPU KPK untuk menghadirkan Bobby sebagai saksi.

Tuntutan dan Ultimatum dari Koalisi Aktivis

Yusril menegaskan bahwa KAMI menuntut Dewas KPK untuk melakukan pemeriksaan etik terhadap AKBP Rossa atas dugaan pelanggaran integritas dan profesionalitas. Tindakan ini dinilai penting untuk menjaga kredibilitas lembaga dan memulihkan kepercayaan publik.

"Kami percaya kepada KPK, bahwasanya ini harus dipandang semuanya sama rata. Jangan sampai ada intervensi-intervensi khusus," tegas Yusril, yang juga menyoroti latar belakang Bobby Nasution sebagai menantu Presiden Joko Widodo.

KAMI memberikan ultimatum bahwa jika laporan ini tidak direspon secara transparan, mereka akan mengambil tindakan lebih lanjut, termasuk turun ke jalan.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar