PARADAPOS.COM -Beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa Muhammad Kerry Adrianto Riza (MKAR) diduga menjadi tumbal bapaknya, Mohammad Riza Chalid, yang selalu lolos dari bidikan aparat penegak hukum.
"Anaknya menjadi tumbal. Inilah namanya perputaran posisi antara anak dan bapak," kata Direktur Center of Budget Analysis Uchok Sky Khadafi kepada RMOL, Minggu 9 Maret 2025.
Uchok mengatakan, pengusaha minyak yang mendapat julukan 'The Gasoline Godfather' tersebut tidak akan disentuh Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang, Sub Holding, dan Kontraktor Kontrak Kerja sama (KKKS) periode 2018-2023.
"Riza Chalid selalu sakti, tidak bisa disentuh siapa pun," kata Uchok.
Muhammad Riza Chalid menjadi sorotan setelah anaknya, Muhammad Kerry Adrianto Riza (MKAR), ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang, Sub Holding, dan Kontraktor Kontrak Kerja sama (KKKS) periode 2018-2023.
Buntut dari kasus yang menimpa anaknya, rumah dan kantor Riza Chalid digeledah oleh Kejaksaan Agung.
Penggeledahan dilakukan di Jalan Jenggala, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dan lantai 20 Gedung Plaza Asia, Jakarta Pusat satu hari setelah Kejagung menetapkan tujuh orang sebagai tersangka, Senin 24 Februari 2025
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Polda Metro Jaya Tangkap Roy Suryo dan Dokter Tifa atas Dugaan Sebar Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi
Kejagung Didorong Bongkar Jaringan di Balik Kasus Korupsi MBG hingga ke Pemilik Manfaat
Kejagung Segel 17.600 Motor Listrik Pengadaan Bermasalah di Badan Gizi Nasional
Mahfud MD Dukung Hukuman Mati untuk Koruptor, Soroti Kasus Dadan Hindayana