Alih-alih merespons secara verbal, Gibran memilih mendekati salah satu tokoh sentral di balik Forum Purnawirawan TNI, yakni mantan Wakil Presiden Try Sutrisno.
Momen keakraban keduanya terekam jelas oleh kamera.
Gibran terlihat berbincang akrab dan mencium tangan Try Sutrisno dalam acara Hari Lahir Pancasila pada awal Juni lalu.
Tak berhenti di situ, Gibran bahkan secara khusus mengunjungi kediaman Try Sutrisno dengan dalih untuk bersilaturahmi sekaligus mengantarkan undangan resmi untuk menghadiri Upacara HUT RI ke-80 di Istana Merdeka.
Gestur politik ini dinilai banyak pihak sebagai cara efektif untuk meredam gejolak dari para purnawirawan senior.
Sebelumnya, Forum Purnawirawan TNI diketahui telah berkomunikasi langsung dengan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam pertemuan tersebut, mereka menyerahkan delapan butir usulan, di mana salah satunya adalah permintaan agar Gibran diganti dari jabatannya sebagai wakil presiden.
Alasan utama di balik usulan pemakzulan ini adalah landasan hukum keterpilihan Gibran.
Mereka menyoroti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Pasal 169 Huruf Q Undang-Undang Pemilu yang dinilai sarat pelanggaran hukum acara MK dan UU Kekuasaan Kehakiman.
Selain itu, forum tersebut juga mempersoalkan rekam jejak Gibran di masa lalu yang dianggap tidak mencerminkan akhlak yang baik, termasuk mengungkit kembali keberadaan akun media sosial anonim "fufufafa" yang pernah dikaitkan dengannya.
Sumber: Suara
Artikel Terkait
Anhar Gonggong Kritik Korupsi Kuota Haji: Degradasi Moral Pejabat Kemenag
Profil Ishfah Abidal Aziz (Gus Alex): Stafsus Menag hingga Tersangka Korupsi Kuota Haji Kemenag
MAKI Desak KPK Jerat Yaqut dengan Pasal TPPU Kasus Korupsi Kuota Haji
Yaqut Cholil Qoumas Ditahan KPK: Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024 Rugikan Negara Rp1 Triliun