Iran Siaga Tinggi Pasang Mural Ancaman untuk AS, Siap Perang Habis-habisan
Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas. Iran secara resmi menyatakan status siaga tinggi menyusul pergerakan besar-besaran armada militer Amerika Serikat (AS) ke kawasan tersebut.
Pemerintah Iran secara terbuka menunjukkan kesiapan perang dengan memasang mural raksasa di Lapangan Enghelab, pusat Kota Teheran. Mural itu menggambarkan sebuah kapal induk AS hancur, pesawat tempur terbakar, dan korban bergelimpangan. Aliran darah di mural membentuk pola menyerupai garis-garis bendera AS.
Di sudut mural, tertulis pesan ancaman: “If you sow the wind, you will reap the whirlwind” atau “Jika kau menabur angin, kau akan menuai badai.” Otoritas Iran menegaskan ini adalah pesan politik langsung untuk Amerika Serikat.
Eskalasi Ketegangan Iran vs Amerika Serikat
Pemasangan mural ini bersamaan dengan pergerakan kelompok kapal induk AS, termasuk USS Abraham Lincoln, ke Timur Tengah. Komando Pusat AS (CENTCOM) juga mengonfirmasi keberadaan jet tempur F-15E Strike Eagle di wilayah tersebut.
Presiden AS kala itu, Donald Trump, menyatakan, “Kita memiliki armada besar yang menuju ke arah sana dan mungkin kita tidak perlu menggunakannya.” Namun, pernyataan ini justru menguatkan spekulasi bahwa opsi militer AS tetap terbuka.
Iran memandang pergerakan ini sebagai ancaman terhadap kedaulatannya. Dengan mural tersebut, Tehran berupaya memproyeksikan kekuatan dan tekad untuk membalas setiap tindakan militer dengan konsekuensi setimpal.
Artikel Terkait
Wali Kota Shariff Aguak Selamat dari Serangan RPG: Mobil Antipeluru Selamatkan Nyawa, 3 Pelaku Tewas
Yordania & UEA Siap Bantu AS Serang Iran? Analisis Lengkap Laporan Intelijen
AS Kerahkan KC-135R & C-17A ke Qatar dan Kuwait, Eskalasi Militer di Timur Tengah Meningkat
Kapal Induk Luar Angkasa China Luanniao: Fakta, Ambisi, dan Perang Psikologis