AS dan Israel Khawatir Iran Akan Luncurkan Serangan Pendahuluan
Ketegangan di Timur Tengah mencapai titik baru. Kepala Pusat Komando Amerika Serikat, Jenderal Brad Cooper, dilaporkan telah tiba di Israel untuk pertemuan darurat dengan pimpinan militer Israel. Pertemuan ini membahas eskalasi ketegangan dengan Iran yang terus meningkat.
Kunjungan Cooper terjadi saat Israel menghadapi kekhawatiran serius mengenai potensi serangan pendahuluan dari Iran. Media Israel, Yedioth Ahronoth, melaporkan bahwa Iran berpotensi melancarkan serangan lebih dulu sebagai respons terhadap bertambahnya armada militer AS yang mendekati kawasan Teluk.
Kesiapsiagaan Militer Meningkat
Merespons ancaman ini, Angkatan Udara Israel telah berada dalam posisi waspada penuh. Langkah ini mengisyaratkan bahwa intervensi militer AS ke Iran masih menjadi skenario yang mungkin terjadi.
Koordinasi diplomasi dan militer juga meningkat. Utusan khusus AS, Steve Witkoff dan Jared Kushner, dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Pertemuan ini memperkuat sinyal kesiapan AS dan Israel menghadapi Iran.
Pengerahan Kekuatan AS: Kapal Induk USS Abraham Lincoln
Laporan dari The New York Times menyebutkan bahwa kapal induk USS Abraham Lincoln akan siap melakukan operasi terhadap Iran dalam waktu 1-2 hari. Gugus tempur kapal induk ini telah memasuki wilayah tanggung jawab Komando Pusat AS (CENTCOM) di Samudra Hindia.
Pengerahan ini diperkuat dengan kedatangan belasan pesawat tempur tambahan AS di kawasan tersebut. Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan kapal-kapal Angkatan Laut AS bergerak menuju Iran "untuk berjaga-jaga," dan menolak menghapus opsi intervensi militer.
Artikel Terkait
Discombobulator: Senjata Rahasia AS Lumpuhkan Pertahanan Venezuela, Trump Ungkap Fakta
USS Abraham Lincoln Siap Serang Iran: AS Kerahkan Pesawat Tempur & UEA Tolak Jadi Pangkalan
Kemajuan ICBM dan Nuklir Korea Utara: Ancaman Global yang Kian Nyata
Iran Siaga Tinggi Pasang Mural Ancaman untuk AS: Siap Perang Habis-habisan?