Proyek Whoosh KCJB Disorot KPK, Mahfud MD Sebut Jokowi dan Para Menteri Bisa Dipanggil
Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menyatakan bahwa mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta sejumlah menteri di kabinetnya berpotensi untuk dipanggil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemanggilan ini terkait dengan penyelidikan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh.
Mahfud MD menegaskan bahwa KPK memiliki kewenangan penuh untuk memanggil siapa pun yang dianggap mengetahui atau memiliki kaitan dengan proyek kerja sama Indonesia-China tersebut. Hal ini disampaikannya melalui kanal YouTube Forum Keadilan TV.
Menteri yang Terlibat dalam Proyek KCJB
Mahfud juga menyebutkan beberapa nama pejabat yang dinilai aktif dalam proyek KCJB pada era pemerintahan Jokowi. Mereka adalah mantan Menko Perekonomian Darmin Nasution dan mantan Menteri BUMN Rini Soemarno.
Selain itu, disebutkan pula peran Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan mantan Kepala BPN Sofyan Djalil. Keduanya dianggap memiliki peran krusial, terutama dalam proses pembebasan lahan untuk proyek kereta cepat Whoosh.
Tahap Penyelidikan Masih Berlangsung
Mahfud MD mengingatkan bahwa proses yang sedang dijalani KPK saat ini masih berada pada tahap penyelidikan. Pada tahap ini, KPK sedang mengumpulkan informasi dan mencari tahu apakah terdapat indikasi tindak pidana korupsi yang disertai dengan bukti yang cukup.
Ia menegaskan bahwa penyelidikan adalah tahap awal sebelum suatu kasus meningkat menjadi penyidikan. Proses hukum akan berlanjut jika ditemukan cukup bukti untuk mendukung dugaan tersebut.
Artikel Terkait
Laporan Investigasi Ungkap Kegagalan Strategis AS dalam Operasi Militer ke Iran
Muadzin Meninggal Saat Salat Tarawih di Depok, Didahului Riwayat Penyakit Jantung
TNI AU Koordinasikan Penyidikan Video Dugaan Peredaran Tramadol di Dekat Markas
MK Tolak Gugatan Roy Suryo Cs Terkait Pasal Pencemaran Nama Baik