Peran Koperasi dan UMKM dalam Mendukung Program Gizi Nasional
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menekankan pentingnya peran koperasi dan UMKM dalam mendukung program gizi nasional. Pernyataan ini disampaikan dalam Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) Pejabat Publik PKS 2025 di Jakarta, Senin 3 November 2025.
Menurut Dadan, program gizi tidak dapat berjalan optimal tanpa keterlibatan sektor riil. Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku ekonomi lokal menjadi kunci keberhasilan program gizi nasional.
"Komponen makan bergizi itu ada tiga: pertama bahan baku, kedua operasional, ketiga insentif bahan baku," jelas Dadan.
Lebih lanjut Dadan menyatakan, "Pembelian bahan baku dari petani, peternak, dan nelayan yang kami harapkan nanti bisa dikoordinir oleh koperasi dan UMKM."
BGN saat ini sedang mendorong kebijakan integratif yang menyinergikan program gizi dengan penguatan ekonomi rakyat. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan dan gizi nasional melalui pemberdayaan koperasi dan UMKM.
Artikel Terkait
Investor Unggul Metro Timur Indonusa Suntik Dana ke Otto Media Grup untuk Dukung Branding Startup
Dokumen Bocor Ungkap Alokasi Dana Soros Rp28 Triliun untuk Program Demokrasi di Indonesia
Pengamat Pertanyakan Implikasi Restorative Justice Rismon Sianipar terhadap Kasus Ijazah Palsu
BGN Bekukan Dua Dapur Makan Bergizi Gratis di Ponorogo Diduga Manipulasi Anggaran