2 Pemancing Hilang Terseret Ombak di Pantai Cikeueus Sukabumi: Kronologi & Update Pencarian

- Senin, 17 November 2025 | 02:50 WIB
2 Pemancing Hilang Terseret Ombak di Pantai Cikeueus Sukabumi: Kronologi & Update Pencarian
Viral! 2 Pemancing Hilang Terseret Ombak di Pantai Cikeueus Sukabumi - Kronologi dan Pencarian

Viral! 2 Pemancing Hilang Terseret Ombak Besar di Pantai Cikeueus Sukabumi

Sebuah insiden tragis terjadi di Pantai Cikeueus, Kabupaten Sukabumi, dimana dua orang pemancing dilaporkan hilang setelah terseret ombak besar. Kejadian yang berlangsung pada Minggu, 16 November 2025 ini terekam dalam sebuah video yang menjadi viral di media sosial.

Kronologi Detik-Detik Pemancing Terseret Ombak

Video yang beredar memperlihatkan dengan jelas momen menegangkan sebelum kedua korban, salah satunya identified sebagai Ujang Agus, tersapu gelombang. Mereka terlihat berdiri di atas tebing karang yang langsung berhadapan dengan laut lepas.

Saat salah satu korban terlihat sedang menarik joran pancingnya, tiba-tiba sebuah ombak besar datang menghantam dan menyapu keduanya hingga terjatuh ke laut. Arus yang kuat kemudian menyeret mereka dan dalam hitungan menit, kedua korban hilang dari pandangan.

Operasi Pencarian oleh Tim SAR Gabungan Sukabumi

Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, membenarkan laporan ini. Tim SAR gabungan langsung diterjunkan ke lokasi kejadian di Pantai Cikeueus, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas.

"Kami kerahkan 50 personel gabungan untuk melakukan pencarian. Penyisiran dilakukan menggunakan perahu karet hingga sejauh 2 nautical mile dari titik awal korban jatuh," jelas Suryo Adianto.

Kendala Pencarian dan Kondisi Terkini

Hingga saat ini, kedua korban belum berhasil ditemukan. Pencarian mengalami kendala akibat kondisi cuaca dan gelombang tinggi di Laut Selatan. Operasi pencarian untuk sementara waktu terpaksa dihentikan dan akan dievaluasi lebih lanjut.

Kejadian ini menjadi peringatan penting mengenai bahaya memancing di area tebing karang yang berhadapan langsung dengan ombak besar, terutama saat cuaca laut tidak bersahabat.

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar