Viral Kayu Gelondongan Raksasa Terdampar di Lampung: Kronologi, Fakta, dan Jenis Kayu

- Jumat, 05 Desember 2025 | 03:50 WIB
Viral Kayu Gelondongan Raksasa Terdampar di Lampung: Kronologi, Fakta, dan Jenis Kayu
Viral Kayu Gelondongan Besar Terdampar di Lampung: Fakta dan Kronologi

Viral Kayu Gelondongan Raksasa Terdampar di Pantai Lampung, Ini Fakta Lengkapnya

Sebuah video yang memperlihatkan ribuan batang gelondongan kayu berukuran besar terdampar di Pantai Tanjung Setia, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, menjadi sorotan publik. Kayu-kayu berdiameter sekitar 2 meter tersebut adalah muatan kapal tongkang yang mengalami kecelakaan.

Kronologi Kapal Tongkang Kandas dan Muatan Kayu Terserak

Video viral di media sosial menunjukkan kayu-kayu berserakan di sepanjang pesisir pantai. Tidak jauh dari lokasi, terlihat kapal tongkang yang mengangkutnya dalam kondisi kandas. Peristiwa ini diduga kuat disebabkan oleh cuaca ekstrem yang melanda perairan.

Jenis dan Asal Usul Kayu Gelondongan yang Viral

Fakta mengejutkan terungkap, ribuan kayu tersebut berasal dari Sumatra Barat (Sumbar). Muatan yang mencapai 4.800 kubik ini terdiri dari berbagai jenis kayu bernilai tinggi, seperti kayu meranti merah, meranti putih, dan kruing. Kapal kandas setelah tali pengikat muatan terlilit akibat angin kencang dan gelombang tinggi, menyebabkan kayu-kayu terempas ke pantai dan memenuhi area sandar nelayan.

Konfirmasi dan Penanganan Aparat Keamanan

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, membenarkan kejadian ini. Kapal yang berangkat pada 2 November dari Sumbar menuju Pesisir Barat tersebut mengalami musibah akibat cuaca buruk.

"Aparat sudah mengambil langkah-langkah. Kami telah memeriksa keterangan tiga Anak Buah Kapal (ABK). Muatan kayu sekitar 4.800 kubik dengan jenis meranti dan kruing," jelas Yuni pada Kamis, 5 Desember 2025.

Status Terkini dan Pengawasan Lanjutan

Hingga saat ini, kapal tongkang masih berada di lokasi kejadian. Proses penanganan lebih lanjut menunggu koordinasi dengan instansi terkait. Sementara itu, kayu-kayu gelondongan yang terdampar terus diawasi ketat oleh pihak berwajib untuk kepentingan penyelidikan menyeluruh.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar