Pencuri Motor di Kramat Jati Nyaris Tewas Diamuk Warga, Ini Kronologi Lengkapnya

- Jumat, 26 Desember 2025 | 06:50 WIB
Pencuri Motor di Kramat Jati Nyaris Tewas Diamuk Warga, Ini Kronologi Lengkapnya
Pencuri Motor di Kramat Jati Nyaris Tewas Diamuk Warga - Kronologi Lengkap

Pencuri Motor di Kramat Jati Nyaris Tewas Diamuk Warga

KRAMAT JATI, JAKARTA TIMUR - Seorang pria berinisial AN nyaris kehilangan nyawa setelah diamuk massa warga. Kejadian ini berawal saat dirinya ketahuan mencuri sepeda motor di kawasan Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Rabu (24/12/2025) malam.

Dikejar dan Ditangkap Warga di Depan Masjid

Pelaku yang ketahuan basah tangan langsung berusaha kabur. Namun, warga yang geram mengejar dan berhasil menangkapnya di depan Masjid Al-Hawi, Condet, Kecamatan Kramat Jati. Dalam kondisi terpojok, AN yang memiliki tato di tangan hanya bisa tertunduk dan berusaha melindungi wajahnya dari amukan warga.

Amarah warga terhadap aksi pencurian motor itu membuat mereka melayangkan pukulan ke tubuh pelaku. Meski sudah babak belur, beberapa warga justru melindungi AN dari amukan massa yang semakin menjadi. Kekhawatiran utama adalah keselamatan jiwa pelaku.

"Ini anak kalau gue lepas mati nih (dikeroyok warga)," ucap salah satu warga dalam video kejadian yang kini viral.

Polsek Kramat Jati Amankan Pelaku

Kanit Reskrim Polsek Kramat Jati, AKP Fadoli, membenarkan peristiwa pencurian sepeda motor tersebut. Pihak kepolisian segera bergerak cepat setelah mendapat laporan penangkapan oleh warga.

"Benar, ketika tertangkap kami langsung mendatangi lokasi untuk amankan pelaku," kata Fadoli, Jumat (25/12/2025).

Fadoli menjelaskan bahwa penyidik masih melakukan pendalaman kasus dengan memeriksa keterangan dari pelaku berinisial AN dan korban pencurian. Proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap kejadian.

"Masih kami dalami. Ketika sudah selesai pemeriksaan akan kami beberkan ke awak media," tandasnya.

Kejadian pencurian motor yang berujung penganiayaan oleh warga ini kembali menyoroti pentingnya kesadaran hukum masyarakat. Meski kejahatan patut ditindak, penanganan tetap harus diserahkan kepada pihak berwajib untuk menghindari korban jiwa.

Editor: Joko Susilo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar