Polisi dan TNI Akui Salah & Minta Maaf ke Pedagang Es Gabus Viral, Ini Hasil Lab

- Selasa, 27 Januari 2026 | 07:50 WIB
Polisi dan TNI Akui Salah & Minta Maaf ke Pedagang Es Gabus Viral, Ini Hasil Lab

Permohonan maaf secara khusus ditujukan kepada Sudrajat, pedagang es yang menjadi subjek video viral. Ikhwan menegaskan tidak ada niat untuk mencemarkan nama baik sang pedagang.

"Atas kekeliruan tersebut, kami memohon maaf yang sedalam-dalamnya, khususnya kepada Bapak Sudrajat. Tidak ada maksud untuk merugikan atau mencemarkan nama baik beliau. Kami turut merasakan bagaimana situasi ini dapat mempengaruhi usaha beliau sebagai pedagang kecil," jelas Ikhwan.

Janji untuk Lebih Hati-hati dan Profesional ke Depan

Dalam pernyataannya, Ikhwan menyampaikan komitmen untuk lebih berhati-hati dan mengedepankan prosedur yang benar di masa mendatang.

"Kami berkomitmen untuk lebih berhati-hati, selalu mengedepankan prosedur yang tepat, serta memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat telah melalui pemeriksaan dan verifikasi ilmiah," tandasnya.

Kronologi Awal Viralnya Tudingan Es Gabus Spons

Kasus ini berawal dari video viral di media sosial yang menunjukkan seorang anggota Polri dan TNI sedang memeriksa dan menguji dengan membakar es kue jadul milik Sudrajat. Mereka menuduh es tersebut terbuat dari busa spons dan sempat meminta pedagang memakan dagangannya sendiri.

Polres Metro Jakarta Pusat kemudian turun tangan dan melakukan pemeriksaan laboratorium. Hasilnya, seperti yang telah diumumkan, membuktikan bahwa tudingan tersebut tidak benar dan produk es kue jadul tersebut aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Halaman:

Komentar