ERAPOS ONLINE - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batang, Jawa Tengah, sejak tanggal 13 Januari 2024 sudah mulai melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024
Ketua KPU Kabupaten Batang, Susanto Waluyo, menyampaikan bahwa proses penyortiran dan pelipatan surat suara dilaksanakan dari tanggal 13 Januari 2024 hingga tanggal 24 Januari 2024.
"Untuk mempercepat proses penyortiran dan pelipatan, KPU Kabupaten Batang mengerahkan sebanyak 250 orang yang berasal dari Desa Kecepak, Sambong dan Klidang Wetan", terang Susanto, saat memantau proses penyortiran surat suara, di gudang KPU Kabupaten Batang, Sabtu (13/1/2024).
Baca Juga: Bersama Bawaslu dan Perwakilan Parpol, Polres Batang Musnahkan Ratusan Knalpot Brong
Susanto mengutarakan bahwa yang pertama dilakukan penyortiran dan pelipatan surat suara adalah surat suara Caleg DPR RI yang jumlahnya mencapai 633.361 lembar.
"Untuk penyortiran dan pelipatan surat suara dari setiap jenis surat suara akan membutuhkan waktu selama tiga hari", terang Susanto.
Lebih lanjut, Susanto mengatakan bahwa sebelum menjalankan tugasnya untuk menyortir dan melipat, para petugas tersebut sudah diberikan arahan teknis tentang bagaimana cara menyortir dan melipat surat suara.
"Jadi mereka sudah memahami surat suara yang layak dan yang tidak layak untuk digunakan", tandas Susanto.
Selama penyortiran, sambung Susanto, ditemukan sejumlah surat suara yang rusak, dimana kerusakan tersebut lebih banyak disebabkan karena adanya noda tinta, dan surat suara yang rusak langsung dipisahkan.
"Untuk jumlah surat suara yang rusak, kita belum bisa mengatahuinya secara pasti. Kita akan mengetahuinya setelah selesai proses penyortiran dan pelipatan serta dilakukan rekapitulasi. Kemudian akan kita laporkan ke KPU Provinsi Jawa Tengah", pungkas Susanto.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: era-pos.com
Artikel Terkait
Hotman Paris Turun Tangan, Jemput dan Biayai Perjalanan Korban Pelecehan di Pesantren Pati ke Jakarta
Anggaran Pendidikan DKI Rp18,1 Triliun, Anggota DPRD Soroti Guru Honorer Hanya Digaji Rp700 Ribu per Bulan
Ito Sumardi Bantah Klaim Oegroseno: RJ Tak Otomatis Gugurkan Status Tersangka Lain di Kasus Ijazah Palsu Jokowi
Sultan Kemenaker Akui Biayai Kampanye Mantan Menteri Ida Fauziah