“Seorang kepala desa seharusnya lebih menjaga sikap, apalagi di acara resmi,” komentar salah seorang warganet.
“Kenapa juga sih harus diupload videonya ?? buat konsumsi sendiri aja x. Ini mah minta dihujat sama masyarakatnya,” tulis warganet.
“Coba suruh Kang Dedi Mulyadi (gubernur Jawa Barat) lihat video ini, bisa dicut tuh orang,” komentar warganet geram.
Di era digital saat ini, setiap tindakan pejabat publik dapat dengan mudah menjadi sorotan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa sebagai pemimpin, penting untuk lebih berhati-hati dalam bersikap, terutama di media sosial.
Meski aksi Wiwin mungkin hanya spontan, namun dampaknya bisa lebih besar karena sudah menjadi konsumsi publik.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Wiwin Komalasari terkait viralnya video tersebut.
Video yang pertama kali diunggah Wiwin di akun TikTok pribadinya @ratuwk1414 itu telah dihapus setelah viral dan mendapat respons negatif dari warganet.
👇👇
Lagi viral salah satu kades di bogor, tertawa geli karena dapet berkat. Padahal ga ada lucu-lucunya.
Kadesnya siapa nih? Coba warga desanya absen, gimana kinerjanya ibu pimpinan ini pic.twitter.com/55CtRpfVrF
Sumber: VIVA
Artikel Terkait
Oknum Polisi dan TNI Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Spons, Hasil Lab Buktikan Aman
Proyek Lumbung Pangan 2025 Disorot: Anggaran Dipakai Sejak 2024, Ini Potensi Kerugian Negara
Motor Pemberian Kapolres ke Penjual Es Kue Viral Dipakai Anak untuk Ojol, Dedi Mulyadi Syok
TNI Beri Bantuan Kulkas dan Kasur ke Pedagang Es Gabus, Babinsa Pelapor Dihukum