Rumah Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), AA La Nyalla Mahmud Mattalitti, di Kota Surabaya tengah digeledah tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penggeledahan ini terkait kasus dugaan suap pengurusan dana hibah untuk kelompok masyarakat (Pokmas) dari APBD Provinsi Jawa Timur tahun anggaran (TA) 2019-2022.
Jurubicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, membenarkan tim penyidik saat ini sedang melakukan penggeledahan di Kota Surabaya, Jawa Timur.
"Benar. Penyidik sedang melakukan kegiatan penggeledahan di Kota Surabaya, terkait dana hibah Pokmas Jatim," kata Tessa kepada wartawan, Senin siang, 14 April 2025.
Tessa mengaku belum bisa menjelaskan lebih detail tempat siapa yang digeledah dimaksud.
Akan tetapi, berdasarkan informasi yang diperoleh redaksi, tempat yang digeledah tim penyidik KPK adalah rumah Anggota DPD, La Nyalla Mattalitti.
"Untuk detail penjelasan lebih lanjut akan disampaikan setelah seluruh rangkaian kegiatan penggeledahan selesai dilaksanakan," pungkas Tessa.
Masih terkait kasus ini, pada Jumat 6 September 2024, tim penyidik KPK juga telah menggeledah rumah dinas mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar, di wilayah Jakarta Selatan. Dari sana, tim penyidik mengamankan uang tunai dan barang bukti elektronik.
Abdul Halim Iskandar sebelumnya juga telah diperiksa tim penyidik pada Kamis, 22 Agustus 2024. Dia didalami terkait dengan pengetahuan dana hibah dari APBD Provinsi Jatim ke Pokmas.
Sumber: rmol
Foto: Anggota DPD, La Nyalla Mattalitti/RMOL
Artikel Terkait
Dua Prajurit TNI Gugur dalam Insiden di Lebanon Selatan, Total Korban Jadi Tiga
Stadion Indomilk Arena Rusak Parah Diterjang Puting Beliung
Kuil Pertama untuk Komunitas Hindu Adat Dibangun di Chittagong Hill Tracts Bangladesh
Dua Tersangka Kasus Mutilasi Pekerja Kios di Bekasi Ditangkap, Motif Diduga Perampokan