Tidak ada forum yang lebih tepat untuk membuktikan benar atau tidaknya ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), selain pengadilan.
“Tidak ada forum yang lebih tepat untuk membicarakan secara netral dan terbuka mengenai benar atau palsunya ijazah Joko Widodo, kecuali di forum pengadilan yang akan memutus dengan adil,” ujar mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie, lewat akun X pribadinya, Jumat 2 Mei 2025.
Menurut Jimly, perbedaan pandangan adalah hal wajar dalam negara demokrasi. Namun harus tetap menjunjung hukum dan etika.
Jimly optimistis bahwa kebenaran pada akhirnya akan terungkap dalam kasus dugaan ijazah palsu ini.
"Kita apresiasi semua pihak untuk buktikan kebenaran menurut versi masing-masing. Pada waktunya, kebenaran pasti menang," pungkasnya.
Langkah hukum telah dilakukan Jokowi dengan mendatangi Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Rabu, 30 April 2025. Jokowi datang untuk membuat laporan terkait dengan tudingan ijazah palsu.
Sumber: rmol
Foto: Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Rabu, 30 April 2025/RMOL
Artikel Terkait
Kucing di Kumamoto Kabur dari Kamar Detik Sebelum Gempa M7, Ilmuwan Kembali Kaji Kepekaan Hewan
Saksi Ahli Sebut Publikasi Penahanan Roy Suryo Picu Kerugian Imateriel
Pemkab Bangli Telusuri Video WNA Tawarkan Lahan di Kintamani
Kejagung Lelang Aset Benny Tjokro: 16 Apartemen dan 24 Bidang Tanah Laku Rp129 Miliar