Manuver Presiden ke-7 RI, Joko Widodo yang dikabarkan akan jadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) disambut positif oleh aktivis sekaligus tokoh utama peristiwa Malari 1972, Hariman Siregar.
"Saya kan dengar isu Pak Jokowi ini mau jadi ketua partai," ujar Hariman saat memberikan keynote speech di acara Sarasehan Aktivis Lintas Generasi Memperingati Reformasi 1998 bertajuk Dari Demokrasi Politik Menuju Transformasi Demokrasi Ekonomi di Hotel JS Luwansa, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu, 21 Mei 2025
Dia menganggap, meskipun baru sekadar wacana Jokowi menjadi calon ketua umum pada kongres PSI mendatang, namun jika benar terpilih justru lebih baik.
"Dalam hati saya, itu (jadi ketua umum PSI) benar, kalau dia berani. Tapi kalau dia masih di belakang layar, enggak benar dia itu," pungkas Hariman.
Sebelumnya, Jokowi mengaku masih memperhitungkan peluang kemenangan jika mendaftar maju sebagai kandidat calon ketua umum PSI. Mantan presiden dua periode ini mengaku tak ingin kalah jika telah memutuskan untuk memperebutkan kursi PSI 1 yang kini diduduki anak bungsunya, Kaesang Pangarep.
"Ya masih dalam kalkulasi. Jangan sampai kalau nanti misalnya saya ikut saya kalah," kata Jokowi, Rabu, 14 Mei 2025.
Sumber: rmol
Foto: Tokoh utama peristiwa Malari 1972, Hariman Siregar/RMOL
Artikel Terkait
Kejagung Belum Pastikan Status Justice Collaborator Mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya
Ketua BEM UGM Temukan Alat Pelacak di Bawah Mobil Usai Demo, Duga Ada Upaya Intimidasi
Sekretaris Kabinet: Harga Pertamax Masih Termurah di Asia Tenggara, Kecuali Malaysia
Pengamat Peringatkan Potensi Gejolak Sosial seperti 1998 Jika Pemerintah Tak Segera Benahi Ekonomi