paradapos.com - Sejumlah dealer yang menjual mobil listrik di Kota Serang menyebut, masyarakat di Banten selatan masih ragu untuk menggunakan kendaraan listrik.
Alasan masyarakat Banten selatan enggan beralih ke kendaraan listrik selain infrastruktur jalan yang belum memadai, ketersediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU juga masih sedikit.
Hanya berada di titik tertentu saja.
Berdasarkan data yang dihimpun Bantenrayacom ketersediaan SPKLU di Banten baru ada di 24 titik, dan di tahun 2024 pemerintah berencana akan menambah SPKLU sebanyak 105 unit.
Manajer Operasi Pemeliharaan dan Distribusi PLN UID Banten Beny Arie mengatakan, anggaran untuk pembuatan SPKLU sudah turun dari pemerintah, tinggal pelaksanaan pembangunan yang akan dilakukan pada tahun 2024.
"Pembangunan SPKLU ini bukan tugas PLN, kita memancing dan memberikan stimulus pemerintah untuk membuat SPLKU, dan sudah turun anggaranya," kata Beny beberapa waktu lalu.
Artikel Terkait
Oknum Polisi dan TNI Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Spons, Hasil Lab Buktikan Aman
Proyek Lumbung Pangan 2025 Disorot: Anggaran Dipakai Sejak 2024, Ini Potensi Kerugian Negara
Motor Pemberian Kapolres ke Penjual Es Kue Viral Dipakai Anak untuk Ojol, Dedi Mulyadi Syok
TNI Beri Bantuan Kulkas dan Kasur ke Pedagang Es Gabus, Babinsa Pelapor Dihukum