Kejaksaan Agung atau Kejagung buka suara menanggapi isu yang menyebut terpidana Silfester Matutina belum dieksekusi karena memiliki ipar yang bekerja di Kejaksaan.
"Sampai saat ini tidak ada info terkait tersebut," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna melalui pesan elektronik kepada Kantor Berita RMOL di Jakarta, Selasa, 12 Agustus 2025.
Silfester sebelumnya diisukan memiliki ipar di Kejaksaan Negeri (Kejari). Isu dilontarkan talent Gian Luigi lewat akun TikTok @Gianluigich. Karenanya menurut dia, meski sudah divonis penjara 1,5 tahun Silfester masih tetap bebas.
Silfester yang merupakan Ketua Umum Solidaritas Merah Putih, organ relawan Joko Widodo, divonis bersalah karena menghina mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Namun hingga kini, Kejari Jakarta Selatan belum juga mengeksekusi Silfester meski vonis sudah berkekuatan hukum tetap sejak 2019.
"Aman ya. Info A 100 banyak yang bertanya kenapa bapak Silfester Matutina yang sudah divonis dari tahun 2019 karena memfitnah Pak Jusuf Kalla tidak pernah dieksekusi? Jawabannya uma satu karena di Kejari ada iparnya," kata Gian di konten videonya.
Sumber: rmol
Foto: Silfester Matutina/Net
Artikel Terkait
Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadan 2026 pada 17 Februari
Insentif Rp6 Juta per Hari untuk SPPG dalam Program Makan Bergizi Gratis Jadi Sorotan
UGM Berikan Perlindungan ke Ketua BEM Usai Teror Terkait Kritik ke Pemerintah
MUI Kutuk Keras Dugaan Penggunaan Bom Vakum Israel di Gaza