Alasan Roy Suryo Ziarah ke Makam Orang Tua Jokowi Akhirnya Terungkap
Pakar telematika Roy Suryo akhirnya membuka suara mengenai alasan di balik kunjungannya untuk berziarah ke makam ayah dan ibu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Kunjungan yang beberapa waktu lalu viral ini disebutkannya bukan tanpa tujuan, dan justru mengungkap adanya fakta baru.
Roy Suryo menjelaskan bahwa ziarah tersebut memiliki dua tujuan. "Ya, kami sebenarnya ke sana itu untuk satu ziarah, dan kedua untuk melihat, karena apa, karena menurut penduduk sekitar yang sempat diwawancarai eksklusif oleh Dokter Tifa, itu ada sesuatu. Ada sesuatunya belum akan kami ceritakan sekarang," ujarnya di Kantor KPU DKI Jakarta, Senin (13/10/2025).
Bantahan Tujuan Mistis dan Klaim Penelitian Ilmiah
Roy Suryo dengan tegas membantah jika niat ziarahnya dikaitkan dengan hal-hal berbau mistis. Dia menegaskan bahwa kunjungannya murni untuk kepentingan penelitian yang bersifat ilmiah.
"Tujuannya adalah penelitian, jadi penelitian ilmiah, jadi kami itu ilmiah, enggak ada syirik sama sekali, nggak ada kemudian apa, tujuan jahat, fitnah, dan difitnah oleh para termul-termul jahat itu," tegas Roy Suryo.
Respons Positif dari Wakil Presiden Gibran
Dalam kesempatan itu, Roy Suryo juga menyampaikan terima kasih kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang dinilainya merespons positif tindakannya tersebut. Dia memuji sikap Gibran yang memahami maksud di balik ziarahnya.
"Jadi ya, kami berterima kasih juga kepada wapres yang ternyata justru sedikit lebih pintar daripada termul-termul yang mengetahui kondisi kami ketika kami ziarah ke sana," ujarnya.
Sebelumnya, Gibran memang telah mengomentari ziarah yang dilakukan Roy Suryo dan dr. Tifa ke makam kakek dan neneknya di Karanganyar, Jawa Tengah. Gibran secara terbuka menyampaikan apresiasi.
"Saya atas nama pribadi dan keluarga, mengucapkan terima kasih atas perhatian Pak Roy Suryo dan Ibu dr Tifa yang sudah sengaja datang melakukan ziarah kubur dan mendoakan Kakek Nenek kami tercinta yang telah tiada," kata Gibran kepada wartawan, Jumat (10/10/2025).
Gibran juga menegaskan bahwa makam tersebut adalah makam keluarga yang terbuka untuk umum. "Makam tersebut adalah makam keluarga, siapa pun boleh melakukan ziarah kubur dan mendoakan almarhum kakek dan almarhumah nenek kami," tuturnya.
Artikel Terkait
Aktivis Kampus dan HAM Terancam, dari Intimidasi Digital hingga Serangan Air Keras
Syekh Ahmad Al Misry Jadi Sorotan Terkait Inisial SAM dalam Laporan Pelecehan Seksual
Kapolda NTT Copot Dirresnarkoba Terkait Dugaan Pemerasan Rp375 Juta
Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Picu Perdebatan Norma di Media Sosial