Suami Tahu Istri Anti Puspitasari Selingkuh, Dimaklumi Tapi Diulangi dan Berakhir Tragis
Adi Rosadi (36), suami sah dari Anti Puspitasari (22), mengungkapkan bahwa dirinya pernah memergoki istrinya berselingkuh dengan pria lain. Pengakuan ini menambah latar belakang rumit dari kasus pembunuhan yang menimpa sang istri.
Dalam kesaksiannya, Adi mengaku menemukan bukti percakapan mesra antara Anti dan seorang pria melalui aplikasi WhatsApp. Meski telah mengetahui pengkhianatan tersebut, Adi memilih untuk memaafkan dan tidak menceraikan istrinya, yang telah memberinya seorang anak.
Kehidupan rumah tangga mereka sempat berlanjut normal setelah insiden itu. Namun, Adi mengaku tidak mengenali pria yang terlihat bersama Anti dalam rekaman CCTV hotel, yang kemudian terungkap sebagai pelaku pembunuhan.
Kencan Gelap di Hotel Berakhir Maut
Kasus ini berawal ketika Anti Puspitasari melakukan check-in di Hotel Lendosis, Palembang, pada Jumat (10/10/2025) bersama Febrianto alias Febri. Kunjungan ini berakhir tragis dengan tewasnya Anti di dalam kamar hotel.
Febrianto, yang membayar jasa Anti melalui layanan "open BO" (Booking Online) di media sosial, menjadi pelaku utama dalam kasus pembunuhan ini. Adi Rosadi mengaku tidak mengetahui sebelumnya bahwa istrinya terlibat dalam praktik jual diri online tersebut.
Motif Pembunuhan karena Kesal
Dalam pengakuannya di Mapolda Sumsel, Febrianto menyatakan motif pembunuhan akibat rasa kesal. Korban dinilai melanggar perjanjian kencan yang telah disepakati, dimana Anti setuju melakukan hubungan intim dua kali dengan bayaran Rp 300.000.
"Pelaku merasa kesal dan marah ke korban. Saat itulah terjadi pembunuhan," jelas Dirkrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Johannes Bangun.
Febrianto melakukan pembunuhan dengan mencekik leher korban hingga kehabisan napas, setelah sebelumnya menyumpal mulut korban menggunakan manset. Insiden ini mengakhiri tragis kisah perselingkuhan dan praktik jual diri yang dilakukan Anti Puspitasari.
Sumber: Artikel Asli
Artikel Terkait
Akademisi Adukan Ketua KPU ke DKPP soal Legalisasi Ijazah Jokowi
Wakil Ketua Komisi XIII DPR Kritik Istilah ‘Londo Ireng’ Prabowo, Dinilai Mendelegitimasi Kritik dan Pers
Harta Andi Tenri Walinonong Susut Rp726 Juta dalam Enam Bulan, Diikuti Laporan Dugaan Penganiayaan Staf
83 Penonton Luka Akibat Ambruknya Tribun di Kejurnas Drift Speed Fest Purwokerto