Mengenai isu utang proyek KCJB Whoosh, Luhut menyatakan heran dengan pemberitaan yang mengaitkannya dengan permintaan penggunaan dana APBN. Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi ini menegaskan bahwa yang dibutuhkan adalah proses restrukturisasi utang, bukan pembebanan pada anggaran negara.
"Whoosh itu masalahnya apa sih? Whoosh itu kan tinggal restructuring aja. Siapa yang minta APBN? Tak ada yang pernah minta APBN," ujar Luhut.
Sebagai pihak yang terlibat langsung dalam realisasi awal proyek Whoosh di era Presiden Joko Widodo, Luhut mengungkapkan bahwa ia telah berkoordinasi dengan pihak China mengenai rencana restrukturisasi pembiayaan. Menurutnya, pihak China telah menyetujui langkah tersebut. Prosesnya kini tinggal menunggu pembentukan tim restrukturisasi resmi melalui penerbitan Keputusan Presiden (Keppres) dari Presiden Prabowo Subianto.
Dengan penjelasan ini, Luhut Binsar Pandjaitan berharap tidak ada lagi kebingungan publik mengenai sumber pembiayaan untuk pengembangan family office dan penyelesaian utang proyek kereta cepat Whoosh.
Sumber: detik
Foto: Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan - Foto: detikcom/Ilyas Fadilah
Artikel Terkait
Rocky Gerung Diperiksa Polda Metro Jaya Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Fakta Terbaru
Kisah Pilu Sudrajat: Rumah Ambrol & 3 Anak Putus Sekolah di Bogor, Begini Kondisinya
Kisah Sudrajat: Rumah Jebol & 3 Anak Putus Sekolah di Bogor, Ini Bantuan yang Diberikan
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Cederai HAM?