Pengakuan Mengejutkan Ayu Chairun Nurisa, Eks Karyawan Ashanty, Akui Gelapkan Dana Perusahaan
Kasus hukum antara Ashanty dan mantan karyawannya, Ayu Chairun Nurisa, kini memasuki babak baru. Ayu saat ini harus mendekam di sel tahanan Polres Tangerang Selatan setelah dilaporkan oleh istri Anang Hermansyah tersebut.
Dari balik jeruji besi, sebuah pengakuan mengejutkan akhirnya diungkap. Pengakuan tersebut disampaikan langsung oleh ibunda Ayu, Suci Daryati, usai diperiksa polisi terkait laporan balasan yang dilayangkan putrinya terhadap Ashanty.
"Ya, sudah mengaku. Dia mengakui kesalahan (menggelapkan dana)," kata Suci Daryati di Polres Metro Jakarta Selatan.
Alasan di Balik Penggelapan Dana Perusahaan
Kuasa hukum Ayu, Rusli Effendi, membeberkan alasan di balik tindakan kliennya. Menurutnya, Ayu yang berperan sebagai tulang punggung keluarga terjerat dalam masalah finansial.
"Bahwa Ayu ini dengan kebutuhan sebagai tulang punggung, jadi Ayu khilaf untuk menggunakan beberapa uang yang dia kuasai pada saat itu sebagai finance," ujar Rusli Effendi.
Perempuan berhijab itu disebut terpaksa melakukan penggelapan dana perusahaan karena menjadi satu-satunya penopang ekonomi keluarganya.
"Akhirnya kekhilafan tersebut menjadikan suatu kebutuhan sebetulnya. Jadi kebutuhan untuk membiayai anak-anaknya, kebutuhan untuk membiayai kehidupan sehari-harinya, serta juga bahkan adik ipar, dibiayai juga oleh saudari Ayu,” imbuh Rusli.
Tak hanya itu, dana perusahaan yang digelapkan juga diduga digunakan untuk kepentingan renovasi rumah.
"Ada renovasi rumah juga dari saudari Ayu. Jadi, setiap ada uang dan segala macamnya itu, dari hasil kerjanya Ayu, digunakan untuk renovasi," ucap Rusli.
Kronologi Kasus Penggelapan Dana Ashanty
Konflik antara Ashanty dan Ayu Chairun Nurisa pertama kali terungkap ke publik saat Ashanty melaporkan mantan karyawannya ke Polres Tangerang Selatan. Laporan tersebut diajukan atas sangkaan penggelapan dana perusahaan yang nilainya ditaksir mencapai Rp2 miliar.
Laporan dari ibu Aurel dan Arsy Hermansyah itu akhirnya berujung pada penetapan Ayu sebagai tersangka dan penahanannya.
Merasa tidak terima, Ayu Chairun Nurisa melakukan serangan balik dengan melaporkan mantan atasannya itu ke Polres Metro Jakarta Selatan. Dalam laporannya, Ayu menuding pihak Ashanty telah melakukan perampasan aset pribadi miliknya serta mengakses data pribadinya secara ilegal.
Artikel Terkait
Mahasiswa Bakar Atribut dan Desak Audiensi DPR di Tengah Protes Korupsi Program Makan Bergizi Gratis
Tiga TKW Asal Indonesia Diduga Jadi Korban Penganiayaan Majikan di Johor Bahru
Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Temukan Alat Pelacak di Mobil, Warganet Justru Soroti Kepemilikan Fortuner
AS Akui Biayai 120 Laboratorium Biologi di 30 Negara, 40 di Antaranya di Ukraina